Indeks Berjangka S&P 500 Anjlok Jelang Data Ketenagkerjaan Utama Agustus
Kontrak berjangka S&P 500 anjlok pada hari Jumat (6/9) karena para investor menanti laporan pekerjaan utama hari Jumat untuk petunjuk lebih lanjut mengenai keadaan ekonomi AS.
Kontrak berjangka yang terkait dengan indeks pasar luas turun 0,26. Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average naik tipis 32 poin, atau 0,06%. Kontrak berjangka Nasdaq 100 turun sekitar 0,64%.
Dalam perdagangan setelah jam kerja, Broadcom turun hampir 7% setelah memperkirakan pendapatan kuartal keempat fiskal hanya sedikit di bawah estimasi analis.
Pergerakan tersebut terjadi setelah S&P 500 dan 30 saham Dow ditutup lebih rendah pada hari Kamis. Kekhawatiran investor terhadap ekonomi kembali muncul setelah penggajian swasta bulan Agustus tumbuh sebesar 99.000, kenaikan terkecil sejak 2021 dan jauh di bawah estimasi konsensus Dow Jones sebesar 140.000, dalam tanda terbaru bahwa pasar tenaga kerja melemah. Semua mata kini tertuju pada laporan nonfarm payrolls bulan Agustus hari Jumat, yang diharapkan dapat memberikan informasi mengenai pendekatan Federal Reserve terhadap suku bunga. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan pertumbuhan nonfarm payrolls sebesar 161.000 dan sedikit penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,2%.
Meskipun ada kekhawatiran yang berasal dari data tenaga kerja baru-baru ini, pasar tetap optimis bahwa Fed akan mulai menurunkan suku bunga setidaknya seperempat poin persentase pada akhir pertemuan kebijakan bulan September.
Tiga indeks utama AS turun saat minggu perdagangan yang dipersingkat berakhir. Indeks pasar luas dan Nasdaq sejauh ini masing-masing turun sebesar 2,6% dan 3,3%. Dow yang terdiri dari 30 saham turun 1,9% pekan ini.(yds)
Sumber: CNBC