Dow Menguat, Nasdaq Tertekan Aksi Jual Saham Chip
Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa (28/7) setelah investor beralih dari saham semikonduktor menuju sektor yang lebih sensitif terhadap pertumbuhan ekonomi. Dow Jones naik 1%, S&P 500 menguat 0,2%, sedangkan Nasdaq 100 turun 1%.
Kenaikan pasar didukung laporan kinerja perusahaan yang kuat dan penurunan harga minyak. Indeks S&P 500 versi bobot merata bahkan mencetak rekor baru, menunjukkan penguatan mulai menyebar ke lebih banyak saham.
Sebaliknya, saham produsen cip terus mengalami tekanan dan membawa Nasdaq 100 mendekati wilayah koreksi teknikal. Sektor semikonduktor berada di jalur penurunan bulanan terburuk sejak 2002.
Aksi jual terjadi karena investor mulai mempertanyakan apakah besarnya investasi kecerdasan buatan dapat menghasilkan keuntungan yang sebanding. Kekhawatiran tersebut muncul setelah saham cip mencatat kuartal terbaik sepanjang sejarah pada periode sebelumnya.
Pasar kini menantikan laporan keuangan Microsoft dan Meta pada Rabu, disusul Apple dan Amazon pada Kamis. Hasil serta rencana belanja AI perusahaan besar tersebut akan menjadi penentu sentimen saham teknologi berikutnya.
Harga minyak Brent mencatat penurunan tiga hari terburuk sejak 2020, sehingga membantu menekan imbal hasil obligasi AS. Menjelang keputusan Federal Reserve, saham sektor ekonomi dan defensif berpotensi tetap unggul, sementara tekanan pada saham cip dapat membatasi pergerakan Nasdaq.(arl)
Sumber: Newsmaker.id