Saham Eropa Rebound Tajam, Bank dan Teknologi Pimpin Reli
Saham-saham Eropa ditutup menguat tajam pada Rabu (4/3), memangkas pelemahan besar sesi sebelumnya seiring membaiknya sentimen global dan dukungan dari pergerakan ekuitas Amerika Utara pada paruh kedua perdagangan.
Indeks Eurozone STOXX 50 naik 1,7% ke 5.872, sementara STOXX 600 menguat 1,4% ke 612, menandai meredanya pesimisme setelah lonjakan harga energi Eropa sempat menekan pasar.
Sektor perbankan memimpin penguatan setelah menjadi motor pelemahan sehari sebelumnya. Pemulihan obligasi pemerintah Eropa membantu mengangkat saham bank, sementara koreksi harga gas alam ikut meredam kekhawatiran inflasi yang bisa lepas kendali. Sejumlah bank besar mencatat kenaikan solid, dengan Santander, BBVA, dan Nordea menguat lebih dari 3%.
Saham teknologi juga menguat mengikuti rebound sektor teknologi di Wall Street. Di antara yang menonjol, ASML naik sekitar 3,5% dan Infineon melonjak 5,4%, mencerminkan rotasi kembali ke aset berisiko saat tekanan energi mereda dan risk appetite membaik.
Dari sisi kebijakan, sentimen korporasi turut terbantu oleh laporan bahwa Uni Eropa berpotensi dikecualikan dari rencana kenaikan tarif global oleh AS, yang sempat disinggung oleh Menteri Keuangan AS Scott Bessent dalam sesi perdagangan. Jika narasi ini menguat, pasar menilai risiko tambahan terhadap perdagangan dan margin perusahaan Eropa bisa lebih terbatas dibanding kekhawatiran awal.
Meski begitu, fokus pasar masih akan tertuju pada dinamika harga energi, arah inflasi, serta respons yield obligasi—karena kombinasi tiga faktor ini akan menentukan apakah reli Eropa berlanjut atau kembali rapuh. Untuk sementara, penurunan gas dan pulihnya obligasi memberi peluang dorongan bagi pasar setelah tekanan tajam di awal pekan.(yds)
Sumber: Newsmaker.id