Saham AS Berakhir Flat di Tengah Ketidakpastian Fed
Wall Street ditutup nyaris datar pada Jumat (16/1), saat investor mencerna campuran sentimen dari perkembangan geopolitik, ketidakpastian arah kebijakan Federal Reserve, serta dimulainya musim laporan kinerja kuartal IV. Indeks S&P 500 dan Nasdaq bergerak mendatar, sementara Dow Jones turun sekitar 80 poin.
Presiden AS Donald Trump memberi sinyal bahwa ia mungkin akan mempertahankan penasihat ekonomi Kevin Hassett di posisinya saat ini alih-alih menunjuknya sebagai ketua The Fed berikutnya. Pernyataan ini ikut memicu spekulasi bahwa mantan Gubernur The Fed, Kevin Warsh, berpeluang menjadi kandidat terdepan.
Sektor chip menjadi penopang, setelah saham Taiwan Semiconductor, Nvidia, Micron, dan sejumlah emiten semikonduktor lain menguat didorong kinerja yang solid, optimisme berbasis tema AI, serta kesepakatan dagang AS–Taiwan yang menjanjikan investasi sekitar US$250 miliar untuk memperkuat produksi di AS. Sebaliknya, sektor keuangan tertinggal meski ada laporan laba yang cukup kuat, terbebani kekhawatiran pasar terhadap rencana pembatasan suku bunga kartu kredit.
Secara mingguan, S&P 500 turun 0,1%, Nasdaq melemah 0,4%, sedangkan Dow berakhir relatif datar.(yds)
Sumber: Tradingeconomics.com