Dow - S&P 500 Stabil, Fokus Pindah ke Earnings
Pergerakan pasar Wall Street cenderung naik-turun tipis pada hari Selasa (13/1) setelah rilis data inflasi terbaru tidak mengubah besar ekspektasi investor soal arah suku bunga Federal Reserve. Sesaat setelah data keluar, pasar sempat mendapat angin segar karena tanda tekanan harga mulai melandai. Namun efeknya cepat mereda, membuat saham, obligasi, dan dolar kembali ke mode hati-hati.
Di bursa saham, indeks-indeks utama bergerak nyaris datar. Pada pembukaan perdagangan di New York, Dow Jones naik tipis ke 49.616,95, S&P 500 berada di 6.977,41 (hampir tidak berubah), sementara Nasdaq Composite naik tipis ke 23.735,12. Pergerakan yang “tenang” ini sejalan dengan pasar obligasi AS yang juga minim perubahan, karena investor menilai data inflasi belum cukup untuk menggeser pandangan The Fed dalam waktu dekat.
Angka yang paling diperhatikan—inflasi inti—keluar lebih rendah dari perkiraan. Core CPI naik 0,2% (MoM) dan 2,6% (YoY), menguatkan sinyal bahwa proses pendinginan inflasi masih berjalan. Meski demikian, pasar uang tetap memproyeksikan pemangkasan berikutnya baru lebih realistis pertengahan 2026, dan kecil peluang pemotongan pada pertemuan The Fed akhir bulan ini.
Setelah periode tanpa banyak pembaruan makro, data inflasi ini memberi pasar pegangan baru, tetapi fokus investor cepat bergeser ke musim laporan keuangan—terutama perbankan besar yang mulai merilis kinerja. Dengan indeks sudah dekat rekor, pasar sekarang menunggu apakah earnings akan jadi pemicu gerak yang lebih besar dibanding data inflasi tadi. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id