The Fed Bikin Cemas, Saham Eropa Kalah Telak
Saham-saham Eropa anjlok pada hari Jumat (14/11) karena investor khawatir tentang prospek suku bunga Federal Reserve dan data yang lemah di Tiongkok. Ekuitas Inggris yang terekspos domestik berkinerja buruk akibat laporan perubahan haluan kenaikan pajak oleh Menteri Keuangan Rachel Reeves.
Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,9% pada pukul 08.20 pagi waktu London. Saham pertambangan dan teknologi termasuk yang paling terpuruk, sementara sektor energi berkinerja lebih baik. Di antara saham-saham individual, Siemens Energy AG naik 9,4% setelah menaikkan target keuangan jangka menengahnya didorong oleh permintaan turbin gas dan peralatan pusat data serta kemajuan restrukturisasi di unit turbin angin Gamesa.
Penurunan saham-saham Eropa merupakan kemunduran setelah indeks ditutup pada rekor tertinggi pada hari Rabu. Kekhawatiran investor bertambah seiring data ekonomi dari Tiongkok, yang lebih dingin dari perkiraan pada awal kuartal keempat, dan prospek penurunan suku bunga di AS yang suram.
“Kegelisahan terasa nyata di pasar dan berasal dari berbagai sudut: ada data yang sangat buruk dari Tiongkok, ada pertanyaan apakah belanja modal AI akan membuahkan hasil, dan ada ketidakpastian mengenai data Fed dan AS,” kata Arnaud Girod, kepala ekonomi dan strategi lintas aset di Kepler Cheuvreux di Paris.
Di sektor barang mewah, saham Richemont naik 7,5% setelah penjualan grup Swiss tersebut meningkat karena permintaan yang lebih baik dari perkiraan di Amerika dan kawasan tersebut, termasuk Tiongkok, yang menjadi tanda terbaru bahwa industri barang mewah mulai bangkit dari keterpurukannya. (Arl)
Sumber: Bloomberg.com