Shutdown AS Hampir Usai: Asia Risk-On?
Saham Asia naik untuk hari kedua. Sentimen menguat setelah ada kemajuan mengakhiri shutdown pemerintah AS terpanjang. Reli merambat ke banyak kelas aset dari komoditas hingga kripto. Nikkei, Kospi, dan bursa Australia dibuka menguat. Wall Street semalam solid: S&P 500 +1,5% dan Nasdaq 100 +2,2%.
Dukungan Gedung Putih pada kesepakatan bipartisan membuat pembukaan kembali pemerintah “tinggal hitungan hari”. Imbal hasil Treasury turun, sementara dolar melemah kombinasi yang menyokong aset berisiko. Pasar obligasi AS tutup untuk Veterans Day, tetapi ada ujian permintaan dari lelang senilai US$125 miliar pekan ini.
Investor kembali masuk ke sektor yang sebelumnya dijual terutama teknologi dengan harapan arus data ekonomi resmi (pekerjaan & inflasi) segera mengalir lagi untuk memperjelas arah kebijakan The Fed. Analis menilai rilis data setelah pemerintah buka kembali bisa menjadi pemicu risk-on berikutnya.
Komoditas kompak menguat; aluminium menonjol seiring pembatasan kapasitas di Tiongkok. Indeks emiten Tiongkok yang listing di AS naik 2,3%; ADR XPeng sempat melesat hingga 15% dan TSMC +3,1%. Di Jepang, PM Sanae Takaichi menyiapkan paket stimulus perdana untuk memacu investasi sektor kunci. Aset India juga diperhatikan setelah sinyal penurunan tarif dan potensi kesepakatan dagang AS India.(asd)
Sumber: Newsmaker.id