The Fed dan BoJ Bayangi USD/JPY
USD/JPY sedikit melemah pada perdagangan Senin (27/7) dan diperdagangkan di sekitar 163,70. Pasangan mata uang tersebut melemah 0,09% karena dolar Amerika Serikat kehilangan sebagian kekuatannya.
Tekanan terhadap dolar muncul setelah Amerika Serikat dan Iran mengonfirmasi jeda serangan. Perkembangan tersebut memperbaiki sentimen pasar dan mengurangi permintaan terhadap dolar sebagai aset aman.
Indeks Dolar AS tetap berada di zona negatif, sementara bursa saham Amerika Serikat bergerak menguat. Kondisi ini menunjukkan investor mulai kembali masuk ke aset berisiko.
Pasar kini menantikan keputusan suku bunga Federal Reserve pada Rabu dan Bank of Japan pada Jumat. Kedua bank sentral diperkirakan mempertahankan suku bunga, tetapi nada pernyataan para pejabat akan menjadi perhatian utama.
Di Jepang, mayoritas ekonom memperkirakan Bank of Japan akan kembali menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun. Ekspektasi normalisasi kebijakan tersebut memberikan dukungan tambahan terhadap yen.
Data pesanan barang tahan lama AS hanya naik 0,3% pada Juni, jauh di bawah perkiraan 1,6%. Meredanya konflik, lemahnya data AS, dan kehati-hatian menjelang rapat bank sentral berpotensi menjaga USD/JPY tetap tertekan dalam waktu dekat. (arl)
Sumber: Newsmaker.id