Yen Melemah, Pasar Tunggu Tindakan BOJ Selanjutnya
Yen melemah terhadap semua mata uang G10 pada hari Jumat(26/12) setelah data inflasi Tokyo menunjukkan penurunan lebih besar dari yang diperkirakan. Harga konsumen di Tokyo, tanpa makanan segar, naik hanya 2,3% pada bulan Desember, lebih rendah dari 2,8% pada bulan sebelumnya. Meskipun inflasi sedikit melambat, hal ini memicu spekulasi mengenai kapan Bank Sentral Jepang (BOJ) akan melanjutkan kenaikan suku bunga. USD/JPY menguat hingga 0,4% menjadi 156,49, mencerminkan pergerakan yen yang lebih lemah.
Selain itu, produksi industri Jepang pada bulan November juga turun 2,6%, lebih buruk dari perkiraan penurunan 2%, yang menambah sentimen negatif terhadap yen. Meski demikian, Abhijit Surya, ekonom senior dari Capital Economics, menyatakan bahwa data ini kemungkinan tidak akan menghalangi BOJ untuk terus memperketat kebijakan moneter mereka dalam beberapa bulan mendatang.
Sementara itu, di pasar mata uang lainnya, GBP/USD turun 0,2% menjadi 1,3499, dan EUR/USD terkonsolidasi di 1,1784, dengan AUD/USD sedikit bergerak datar di 0,6706. Imbal hasil obligasi Treasury AS untuk 10 tahun naik sedikit menjadi 4,14%, menunjukkan tren stabilitas pada dolar AS meskipun ada fluktuasi di pasar lainnya. (az)
Sumber: Newsmaker.id