Yen Loyo, Pasar Tunggu Ueda
Yen Jepang masih tertekan setelah keputusan Bank of Japan (BOJ) yang menaikkan suku bunga sesuai ekspektasi pasar. Kondisi ini, ditambah Dolar AS yang cenderung menguat, membuat pasangan USD/JPY bertahan stabil di atas 156,00, atau level tertinggi lebih dari sepekan.
BOJ menaikkan suku bunga jangka pendek sebesar 25 basis poin menjadi 0,75%, level tertinggi dalam tiga dekade. Namun dalam pernyataan kebijakannya, bank sentral menegaskan langkah ini bagian dari proses yang bertahap dan hati-hati, bukan sinyal peralihan ke kebijakan yang ketat (restriktif). Nada ini membuat pasar mengurangi spekulasi akan adanya banyak kenaikan suku bunga lanjutan pada 2025, sehingga yen kehilangan dukungan.
Selain itu, sentimen pasar saham yang relatif positif turut melemahkan daya tarik yen sebagai aset aman (safe haven). Pelaku pasar kini menunggu komentar Gubernur BOJ Kazuo Ueda dalam konferensi pers pasca-rapat untuk petunjuk arah kebijakan ke depan pada 2026, yang berpotensi memicu pergerakan yen berikutnya.
Sementara menunggu, penguatan Dolar AS masih menjadi penopang USD/JPY. Namun, peluang pemangkasan suku bunga The Fed yang kembali menguat menciptakan perbedaan arah kebijakan dengan BOJ yang relatif lebih hawkish, sehingga berpotensi membatasi pelemahan yen lebih lanjut dan memberi dukungan pada JPY yang imbal hasilnya lebih rendah.(asd)
Sumber: Newsmaker.id