USD/CHF Stabil, Safe Haven Dolar Beradu dengan Daya Tarik Franc
USD/CHF bergerak tipis setelah dua hari menguat, diperdagangkan di sekitar 0,7830 pada sesi Asia Jumat (17/04) dan bertahan dekat 0,7850. Pergerakan ini dinilai cenderung datar, mencerminkan sikap pasar yang lebih hati-hati di tengah ketidakpastian pembicaraan damai AS–Iran yang diperkirakan berlanjut pada akhir pekan.
Dari sisi Swiss, risalah rapat Maret Swiss National Bank (SNB) menyoroti meningkatnya ketidakpastian prospek ekonomi, dengan perkembangan global, khususnya konflik di Timur Tengah dandiidentifikasi sebagai risiko utama bagi inflasi. Penilaian ini menjaga sensitivitas pasar terhadap perubahan sentimen risiko dan pergerakan harga energi.
Pembuat kebijakan SNB juga menegaskan bahwa di tengah ketegangan geopolitik dan arus safe haven, bank sentral kemungkinan tetap siap melakukan intervensi di pasar valas. Tujuannya untuk mencegah apresiasi franc Swiss yang abrupt dan berlebihan yang dinilai dapat mengganggu stabilitas harga.
Sementara itu, dolar AS mendapat dukungan dari permintaan safe haven setelah laporan CNN menyebut militer Lebanon mencatat sejumlah pelanggaran gencatan senjata oleh Israel setelah gencatan mulai berlaku. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan Israel dan Lebanon menyepakati gencatan 10 hari yang dimulai Kamis pukul 17.00 ET, namun klaim pelanggaran menjaga ketidakpastian tetap tinggi.
Ke depan, arah USD/CHF cenderung ditentukan oleh dua arus yang saling tarik-menarik: dukungan dolar dari risk-off dan headline geopolitik, berhadapan dengan potensi penguatan franc sebagai safe haven yang bisa memicu sensitivitas intervensi SNB. Pasar akan memantau perkembangan negosiasi Washington–Teheran, dinamika gencatan Israel–Lebanon, serta sinyal SNB terkait toleransi terhadap penguatan franc. (asd)
Sumber: Newsmaker.id