Franc Swiss Menguat, Dolar Kehilangan Premi Safe Haven
Franc Swiss menguat ke sekitar 0,789 per USD pada hari Rabu (8/4), level tertinggi dalam lebih dari dua pekan, seiring harapan meredanya ketegangan Timur Tengah setelah AS dan Iran menyepakati gencatan senjata dua pekan. Perkembangan itu mengurangi permintaan dolar sebagai aset lindung nilai, sementara kesediaan Teheran mengizinkan lintas kapal yang aman di Selat Hormuz selama periode tersebut ikut meredakan kekhawatiran inflasi yang didorong energi.
Di sisi domestik, inflasi Swiss dilaporkan melonjak pada Maret ke laju tercepat dalam setahun, dipicu kenaikan biaya minyak pemanas di tengah krisis pasokan energi. Data ini menunjukkan efek penahan inflasi dari franc yang kuat terhadap harga impor mulai diimbangi oleh dorongan harga energi, sehingga tekanan bagi Swiss National Bank untuk segera menyesuaikan kebijakan dinilai berkurang. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id