USD/CHF Naik Saat Risiko Global Belum Hilang
USD/CHF masih bertahan kuat di sekitar area 0,80 pada perdagangan awal April 2026, setelah dolar sempat mendapat dorongan besar dari statusnya sebagai aset aman di tengah perang Iran. Franc Swiss, yang biasanya juga dilirik saat risiko global meningkat, justru tidak sekuat biasanya karena pasar lebih banyak menumpuk posisi ke dolar AS, apalagi Amerika dinilai lebih terlindungi dari guncangan energi karena berstatus net energy exporter.
Meski begitu, laju kenaikan USD/CHF mulai tidak seagresif sebelumnya. Ini terjadi setelah Presiden Donald Trump mengatakan perang dengan Iran bisa berakhir dalam dua hingga tiga minggu, yang memunculkan harapan de-eskalasi dan sedikit menurunkan permintaan defensif ke dolar. Reuters mencatat indeks dolar pada 1 April hanya naik tipis ke sekitar 99,79, menandakan pasar mulai lebih hati-hati dan tidak lagi mendorong greenback setajam saat eskalasi memuncak.
Dari sisi Swiss, franc juga masih dibayangi kekhawatiran bahwa penguatan mata uang yang terlalu tajam dapat memicu respons dari Swiss National Bank. Di saat yang sama, data ekonomi Swiss yang kurang menggigit ikut membuat ruang penguatan CHF menjadi terbatas. Kombinasi inilah yang membuat USD/CHF tetap tertopang, meski sentimen perang yang sedikit mereda mulai mengurangi dorongan lanjutan ke atas.
Artinya, arah USD/CHF saat ini masih berada dalam fase tarik-ulur. Selama pasar masih melihat risiko geopolitik, harga minyak tinggi, dan The Fed belum memberi sinyal pemangkasan agresif, dolar masih punya fondasi yang cukup kuat. Tapi kalau harapan damai makin solid dan permintaan safe haven ke dolar surut, pasangan ini bisa kehilangan momentum naiknya.
Penyebab
1. Dolar masih ditopang status safe haven
Perang Iran dan risiko gangguan energi global membuat dolar tetap diburu, sementara AS juga dipandang lebih tahan terhadap shock energi dibanding banyak negara lain. Itu membantu USD/CHF tetap tinggi.
2. Franc Swiss belum mendapat dorongan penuh
Franc memang aset aman, tapi kali ini penguatannya tertahan oleh kombinasi data Swiss yang lemah dan kekhawatiran intervensi atau sikap SNB terhadap CHF yang terlalu kuat.
Hal yang perlu diperhatikan
1. Perkembangan terbaru perang Iran
Kalau konflik kembali memanas, dolar bisa kembali unggul dan USD/CHF berpotensi naik lagi. Tapi kalau sinyal damai makin kuat, safe-haven premium dolar bisa berkurang.
2. Arah kebijakan The Fed dan sentimen pasar global
Pasar sedang menunggu data tenaga kerja AS dan sinyal suku bunga berikutnya. Data kuat bisa menjaga dolar, sedangkan data lemah bisa menekan greenback dan membatasi kenaikan USD/CHF.(CP)
Sumber: Newsmaker.id