USD/CHF Terkoreksi saat Dolar AS Mundur, Amati Kebijakan SNB
USD/CHF terkoreksi ke sekitar 0,7910 pada sesi Asia Kamis setelah penguatan sehari sebelumnya, seiring dolar AS mundur tipis. Indeks dolar (DXY) turun 0,14% dan bergerak di dekat 100,00, mencerminkan fase konsolidasi setelah pasar mencerna keputusan kebijakan Federal Reserve.
Meski terkoreksi, bias USD/CHF masih relatif terjaga karena pasar semakin menimbang skenario suku bunga AS bertahan tinggi lebih lama. The Fed kembali menahan suku bunga di 3,50%–3,75% untuk dua pertemuan beruntun, dan menegaskan penyesuaian kebijakan belum tepat di tengah meningkatnya risiko inflasi. Ketua The Fed Jerome Powell juga menyatakan masih terlalu dini untuk menilai dampak lonjakan harga minyak terhadap ekonomi, namun menegaskan bank sentral siap melakukan langkah yang diperlukan bila tekanan harga memburuk.
Di sisi Swiss, perhatian pasar bergeser ke keputusan Swiss National Bank (SNB) pada 15.30 WIB. CHF sempat mendapat dukungan sebagai aset aman, tetapi performanya relatif tertahan menjelang rapat SNB. Pasar luas memperkirakan SNB mempertahankan sikap dovish dengan menahan suku bunga di 0%, sekaligus menjaga opsi intervensi bila penguatan franc dinilai berlebihan dan berisiko memicu tekanan deflasi.
Bagi USD/CHF, arah berikutnya akan sangat ditentukan oleh kombinasi dua faktor: apakah The Fed mempertahankan nada “lebih ketat lebih lama” di tengah risiko inflasi energi, dan apakah SNB mengirim sinyal kuat soal intervensi atau kekhawatiran deflasi. Jika SNB terdengar sangat dovish, CHF bisa tertahan dan USD/CHF berpeluang stabil; sebaliknya, jika SNB tidak memberi sinyal intervensi dan risk-off meningkat, CHF bisa kembali menguat sebagai safe haven.
Yang perlu dipantau pelaku pasar:
Nada SNB soal franc, deflasi, dan intervensi (pemicu utama CHF).
Reaksi DXY dan yield Treasury AS pasca-Fed.
Pergerakan minyak dan headline geopolitik yang bisa mengubah sentimen risk-on/risk-off.(CP)
Sumber: Newsmaker.id