USD/CHF Turun, Franc Menguat karena Risiko Tarif & Iran
USD/CHF melemah ke sekitar 0,7725 pada awal perdagangan Eropa hari Senin, saat Swiss Franc (CHF) menguat sebagai aset safe haven. Pelemahan ini terjadi karena dolar AS tertekan oleh ketidakpastian kebijakan tarif terbaru AS.
Pemicu utamanya datang dari drama tarif: setelah Mahkamah Agung AS membatalkan tarif “resiprokal” Trump, Presiden Donald Trump merespons dengan rencana tarif impor global 15%. Langkah ini memunculkan kembali kekhawatiran perang dagang, sehingga pasar mengurangi eksposur pada dolar dan beralih ke aset defensif seperti CHF.
Sentimen aman juga diperkuat tensi geopolitik. Pasar memantau ketegangan AS–Iran, termasuk laporan bahwa Trump mempertimbangkan opsi serangan udara terbatas jika diplomasi gagal. Putaran negosiasi berikutnya antara AS dan Iran dijadwalkan berlangsung di Jenewa pada Kamis, sehingga headline terkait perundingan berpotensi memicu volatilitas di mata uang safe haven.
Fokus berikutnya ada pada data US Producer Price Index (PPI) Januari yang rilis Jumat. Jika PPI lebih panas dari perkiraan, pasar bisa mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed—yang biasanya mendukung dolar—sehingga USD/CHF berpeluang memantul. Sebaliknya, bila data melunak, tekanan pada dolar bisa berlanjut dan CHF tetap diuntungkan.(asd)
Source: Newsmaker.id