Dolar AS Bergerak Datar, Investor Tunggu Sinyal Suku Bunga
Indeks dolar AS bergerak stabil di sekitar level 101,3 pada perdagangan Rabu (29/7), setelah sempat mengalami volatilitas di awal pekan. Investor kini menunggu keputusan kebijakan Federal Reserve yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap.
Meski pasar mayoritas memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga, ketidakpastian masih cukup tinggi. Pelaku pasar masih memperhitungkan peluang sekitar sepertiga bahwa bank sentral AS dapat menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.
Ekspektasi kenaikan suku bunga juga masih kuat untuk pertemuan September. Trader melihat peluang sekitar 80% bahwa The Fed dapat menaikkan suku bunga pada bulan tersebut, sehingga memperkuat pandangan bahwa biaya pinjaman di AS masih berpotensi bertahan tinggi.
Di sisi lain, investor juga mencermati kenaikan kembali harga minyak dan kekhawatiran inflasi baru setelah konflik di Timur Tengah kembali memanas. Militer Amerika Serikat menyatakan berhasil mencegat serangan mendadak Iran yang menargetkan pasukan AS di kawasan tersebut.
Dari sisi dampak market, pergerakan dolar AS berpotensi tetap terbatas sampai keputusan The Fed dirilis. Jika The Fed memberi sinyal hawkish, DXY berpeluang menguat dan menekan emas, saham, serta mata uang utama lainnya. Namun, jika The Fed menahan suku bunga dengan nada dovish, dolar AS bisa melemah, sementara aset berisiko dan emas berpeluang mendapat dukungan. (asd)
Sumber: Newsmaker.id