• Wed, Jul 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

15 July 2026 15:28  |

CPI Redam Dolar, Minyak Jadi Ancaman Baru

Dolar AS bergerak stabil pada perdagangan Eropa Rabu (15/7) setelah merosot pada sesi sebelumnya. Tekanan terhadap dolar mereda setelah data inflasi Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan membuat pasar mengurangi taruhan kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.

Indeks dolar AS berada di level 100,9 setelah sebelumnya turun 0,4%, menjadi pelemahan terbesar dalam hampir dua pekan. Terhadap yen, dolar diperdagangkan di sekitar 162,24. Sementara itu, euro dan poundsterling masing-masing menguat tipis ke US$1,1428 dan US$1,3406.

Data inflasi AS menunjukkan CPI tahunan melambat ke 3,5% pada Juni. Secara bulanan, headline CPI turun 0,4%, menjadi penurunan pertama sejak April 2020, terutama karena harga energi yang sempat melemah.

Imbal hasil Treasury AS ikut turun setelah data inflasi yang lebih dingin menekan ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Yield Treasury 2 tahun turun sembilan basis poin dari level tertinggi 16 bulan, menunjukkan pasar mulai lebih yakin bahwa kenaikan suku bunga Juli hampir tidak terjadi.

Meski begitu, Ketua The Fed Kevin Warsh tetap memberi nada tegas dalam testimoninya di hadapan House Financial Services Committee. Ia mengatakan bank sentral tidak memiliki toleransi terhadap inflasi yang terus tinggi. Pasar kini memperkirakan peluang sekitar 65% untuk kenaikan suku bunga pada September.

Fokus investor juga tertuju pada Timur Tengah setelah ketegangan Iran kembali mendorong harga minyak ke level tertinggi satu bulan. Trump kembali memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan Iran, sementara militer AS melanjutkan serangan untuk melemahkan kemampuan Iran menyerang kapal komersial di Selat Hormuz. Dampaknya, dolar masih tertahan karena CPI yang adem, tetapi risiko minyak dan inflasi dari konflik Teluk tetap bisa membatasi pelemahannya. (arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai