• Tue, Jul 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

7 July 2026 03:50  |

Dolar Stabil, Yen Masih di Zona Intervensi

Dolar AS bergerak nyaris datar pada perdagangan Senin (6/7) setelah sebelumnya mencatat penurunan harian terburuk sejak akhir April. Fokus utama pelaku pasar masih tertuju pada arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Pada pukul 16.02 ET atau 20.02 GMT, indeks dolar AS berada sedikit di atas garis datar di level 100,85. Sebelumnya, indeks dolar sempat turun 0,5% pada Kamis setelah data Nonfarm Payrolls AS bulan Juni dirilis lebih lemah dari perkiraan.

Data tenaga kerja tersebut dinilai memberi ruang bagi The Fed untuk tidak terburu-buru menaikkan suku bunga. Pasar melihat kondisi tenaga kerja AS masih cukup kuat, tetapi tidak terlalu panas. Dalam kondisi normal, ekspektasi suku bunga tinggi biasanya mendukung penguatan dolar.

The Fed di bawah Ketua baru Kevin Warsh sebelumnya memberi sinyal akan meninggalkan forward guidance dan lebih fokus pada data inflasi. Warsh juga kembali menegaskan sikap tersebut dalam komentarnya di Portugal pekan lalu. Kini, investor menunggu risalah rapat The Fed bulan Juni yang akan dirilis Rabu untuk melihat pandangan pejabat bank sentral, terutama karena setengah dari pembuat kebijakan masih membuka peluang kenaikan suku bunga tahun ini.

Di Eropa, euro bergerak sedikit menguat ke sekitar US$1,1441 setelah rilis data harga produsen industri dan penjualan ritel zona euro. Harga produsen industri naik 0,2% secara bulanan pada Mei, melambat dari 0,7% pada April. Namun secara tahunan, harga naik 5,9%, terutama karena lonjakan harga energi sebesar 14%. Sementara itu, penjualan ritel zona euro naik 0,2% pada Mei, membaik dari penurunan 0,3% pada bulan sebelumnya.

Sementara itu, yen Jepang masih berada di bawah tekanan. USD/JPY naik 0,4% ke sekitar 162,04, membuat yen tetap berada dekat level terendah dalam 40 tahun. Level di atas 160 sebelumnya sering memicu intervensi dari otoritas Jepang, sehingga pasar kini tetap waspada terhadap kemungkinan langkah baru dari Tokyo. Meski Bank of Japan sudah menaikkan suku bunga pada Juni dan memberi sinyal lebih hawkish, pelemahan yen masih berlanjut.(arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai