• Fri, Mar 27, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

27 March 2026 16:46  |

Dolar Stabil Kuat Masih Didukung Permintaan Safe haven

Dolar AS bertahan kuat terhadap mata uang utama pada Kamis (27/3) ketika pasar mulai kecewa karena prospek de-eskalasi Timur Tengah memudar, memicu kembali permintaan aset safe-haven.

Sentimen risk-off menguat seiring saham melemah dan harga minyak naik, sementara Menteri Luar Negeri Iran mengatakan negaranya meninjau proposal AS untuk mengakhiri perang tetapi tidak berniat menggelar pembicaraan.

Kenaikan klaim pengangguran AS yang tipis memperkuat narasi pasar tenaga kerja masih stabil, memberi The Fed ruang untuk menahan suku bunga sambil memantau risiko inflasi terkait perang. Di pasar valas, euro turun 0,14% ke US$1,1542 dan pound melemah 0,09% ke US$1,3353, sementara dolar naik 0,05% terhadap yen ke 159,54.

Harga minyak naik sekitar 4,16% ke US$106,47/barel, memperbesar kekhawatiran bahwa hambatan arus di Selat Hormuz bisa berkepanjangan dan mendorong inflasi kembali naik. Karena AS merupakan eksportir energi bersih, dolar dinilai relatif lebih terlindungi dibanding zona euro, Inggris, atau Jepang. Pasar juga mem-price in pengetatan yang lebih agresif di Eropa, dengan tiga kenaikan suku bunga ECB dinilai sudah sepenuhnya diperhitungkan, dan BoE mendekati level tersebut.

Dari bank sentral, anggota dewan ECB Joachim Nagel mengatakan ECB memiliki “opsi” untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya jika perang memicu lonjakan inflasi. Namun Wakil Gubernur BoE Sarah Breeden menilai risiko efek putaran kedua inflasi dari energi kali ini lebih kecil dibanding shock 2022, karena pasar tenaga kerja yang lebih lemah. Secara keseluruhan, pasar menilai latar kebijakan global kembali hawkish, termasuk repricing The Fed menuju sekitar 10 bps pengetatan tahun ini.

Terhadap yuan offshore, dolar naik 0,15% ke 6,915. Trump juga mengatakan akan bertemu Presiden China Xi Jinping pada 14–15 Mei setelah jadwal sebelumnya tertunda akibat perang Iran.(yds)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com NM23 Ai