• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

7 November 2025 04:13  |

Dolar Melemah Seiring Lemahnya Data Tenaga Kerja

Dolar AS melemah untuk hari kedua beruntun pada Kamis (6/11) setelah data menunjukkan pelemahan pasar tenaga kerja AS, sehingga meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga lagi tahun ini.

Sementara itu, pound sterling menguat setelah Bank of England mempertahankan suku bunga jelang anggaran bulan ini. Bank sentral memang diperkirakan menahan suku bunga, meski pasar sebelumnya memberi peluang sekitar satu banding tiga untuk pemangkasan.

Perusahaan-perusahaan berbasis di AS memangkas lebih dari 150.000 pekerjaan pada Oktober, penurunan terbesar untuk bulan tersebut dalam lebih dari 20 tahun, menurut laporan Challenger, Gray & Christmas pada Kamis, seiring industri mengadopsi perubahan berbasis AI dan memperketat pemangkasan biaya.

Data ekonomi dari sumber-sumber swasta menarik minat investor yang meningkat di tengah ketiadaan data resmi selama penutupan pemerintah AS terpanjang dalam sejarah.

Pelemahan dolar pada Kamis mengikuti reli kuat yang dimulai pekan lalu setelah Federal Reserve meredam ekspektasi pemangkasan tambahan tahun ini di tengah keterbatasan data ekonomi, inflasi yang masih tinggi, dan perbedaan pandangan internal di antara para pembuat kebijakan.

“Pelemahan dolar pagi ini sebagian besar sudah diantisipasi,” kata Antonio Ruggiero, analis FX & makro di Convera.

“Ketiadaan data akibat penutupan pemerintah membuat investor melebih-lebihkan optimisme terhadap AS,” ujarnya. “Ketika angka seperti laporan PHK Challenger muncul, angka itu dengan mudah memicu kekhawatiran di kalangan investor yang belum yakin akan durabilitas sentimen bullish USD. Itu sudah cukup untuk mendorong penutupan posisi, menyeret dolar turun,” tambah Ruggiero.

Pedagang kini melihat probabilitas 69% untuk pemangkasan suku bunga pada Desember, naik dari 62% pada hari sebelumnya, menurut CME FedWatch. Namun, ini masih jauh di bawah peluang sekitar 98% yang diperkirakan pada akhir Oktober.

Euro naik 0,5% terhadap dolar ke $1,1546, sementara indeks dolar melemah 0,5% ke 99,71 terhadap sejumlah mata uang utama, termasuk euro.

Dolar turun 0,7% terhadap yen ke 153,08 yen, mundur dari dekat level tertinggi sembilan bulan di 154,48 yen yang disentuh pada Selasa.

BoE menahan suku bunga

Sterling diperdagangkan 0,6% lebih tinggi di $1,3131. Sehari sebelumnya, pound sempat menyentuh level terendah tujuh bulan di $1,3011.

Menjelang pertemuan BoE, pasar menilai peluang sekitar satu banding tiga untuk pemangkasan, sementara sebagian besar analis meyakini bank sentral kemungkinan akan menahan diri.

Bulan depan, BoE akan melihat data resmi inflasi dan ketenagakerjaan untuk Oktober dan November, serta mengetahui besaran kenaikan pajak yang secara luas diantisipasi dalam anggaran 26 November dari menteri keuangan Rachel Reeves.

Reeves pada Selasa membuka jalan bagi kenaikan pajak yang luas untuk menghindari kembalinya “austerity”, membingkai anggaran tahunannya yang kedua sebagai serangkaian “pilihan sulit” guna melindungi belanja publik sambil menurunkan utang Inggris.

Sementara kata George Brown, Senior Economist di Schroders.( “Menahan suku bunga hari ini adalah keputusan yang tepat, dengan inflasi masih hampir dua kali lipat target 2%. Bank akan berada pada posisi yang lebih kuat setelah debu anggaran mereda, dipersenjatai dengan data ketenagakerjaan dan inflasi tambahan, untuk menilai apakah pelonggaran lebih lanjut pada Desember diperlukan,”( yds)

Sumber: Reuters

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
US DOLLAR

Dolar Mengakhiri Penurunan Tiga Hari Jelang Data Penggajian ...

Dolar menguat setelah tiga hari melemah karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS untuk mengukur prospek pelonggaran ke...

7 February 2025 13:14
BIAS23.com NM23 Ai