Poundsterling Pulih saat Greenback Kembali Melemah
Poundsterling (GBP) pulih dari kerugian awal terhadap Dolar AS (USD) selama jam perdagangan Eropa pada hari Rabu (28/5) setelah terkoreksi mendekati 1,3460 pada awal hari. Pasangan GBP/USD kembali bangkit karena Dolar AS (USD) melepaskan keuntungan awal meskipun ada harapan kuat bahwa Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) akan segera mencapai kesepakatan perdagangan.
Indeks Dolar AS (DXY), yang menelusuri nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, kembali melemah mendekati 99,50 dari level tertinggi intraday di 99,85.
Pada hari Selasa, Presiden AS Donald Trump menyatakan keyakinannya dalam sebuah posting di Truth.Social bahwa UE meningkatkan upaya untuk mencapai kesepakatan perdagangan bilateral. "Saya sangat puas dengan alokasi Tarif 50% pada Uni Eropa, terutama karena mereka 'berjalan lambat'. Saya baru saja diberi tahu bahwa UE telah meminta untuk segera menetapkan tanggal pertemuan. Ini adalah peristiwa yang positif, dan saya berharap mereka akan melakukannya," tulis Trump.
Meningkatnya optimisme atas kesepakatan perdagangan AS-UE telah membantu Dolar AS bangkit kembali dari kerugian yang terlihat pada hari Jumat, ketika Presiden AS Trump mengancam akan mengenakan tarif tetap sebesar 50% pada impor dari UE.
Alasan lain di balik penguatan Dolar AS baru-baru ini adalah data kepercayaan Konsumen AS yang optimis untuk bulan Mei. Data yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan bahwa Keyakinan Konsumen meningkat secara substansial menjadi 98,0 setelah memburuk selama lima bulan berturut-turut.
Komentar dari Conference Board menunjukkan bahwa de-eskalasi dalam ketegangan perdagangan AS-Tiongkok berkontribusi secara signifikan dalam mengangkat data rumah tangga.(yds)
Sumber: Fxstreet