• Mon, Apr 6, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

6 April 2026 16:04  |

Emas Naik ke $4.700, Dolar Melemah di Tengah Isu Ceasefire Iran

Harga emas (XAU/USD) menguat ke area US$4.700 pada Senin (6/4), didorong pelemahan dolar AS setelah laporan Bloomberg mengutip Axios yang menyebut AS, Iran, dan mediator regional membahas syarat gencatan senjata 45 hari yang berpotensi mengarah pada berakhirnya pertempuran. Dorongan kenaikan juga datang dari aksi beli saat harga bertahan di sekitar area US$4.600, ketika tekanan pada dolar meredakan hambatan bagi komoditas berdenominasi greenback.

Namun, ruang kenaikan emas dibatasi prospek suku bunga global yang tetap tinggi. Investor menilai lonjakan harga energi akibat perang berisiko menghidupkan kembali tekanan inflasi dan mendorong bank sentral utama, termasuk Federal Reserve, mengambil sikap lebih hawkish. Laporan non-farm payrolls AS yang kuat pada Jumat turut memperkuat spekulasi bahwa The Fed akan menahan suku bunga “lebih tinggi lebih lama” untuk melawan inflasi, faktor yang biasanya menahan performa aset tanpa imbal hasil seperti emas.

Di pasar energi, harga minyak mentah naik ke level tertinggi hampir empat pekan setelah Presiden Donald Trump mengancam akan menargetkan pembangkit listrik dan jembatan Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali paling lambat Selasa. Teheran juga disebut mengajukan syarat baru: transit melalui jalur strategis itu dapat dilanjutkan jika sebagian pendapatan dialokasikan untuk kompensasi kerusakan terkait perang. Di sisi lain, Ali Akbar Velayati—penasihat pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei—memperingatkan bahwa “front perlawanan” dapat menargetkan Selat Bab el-Mandeb di Laut Merah, menambah risiko disrupsi rute perdagangan global dan menjaga premi risiko energi tetap tinggi.

Secara teknikal, pergerakan intraday dinilai membuat pasar cenderung menunggu konfirmasi penurunan berkelanjutan di bawah US$4.600 sebelum menyimpulkan bahwa rebound dari area US$4.100—level terendah empat bulan pada Maret—kehilangan tenaga. Fokus berikutnya beralih ke rilis ISM Services PMI AS pada sesi Amerika Utara, di tengah likuiditas yang tipis karena libur Easter Monday di banyak pasar keuangan global. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GBP/USD

GBP/USD Melanjutkan Kenaikannya Seiring Pemulihan Pound

GBP/USD melanjutkan kenaikan hari kedua berturut-turutnya, mengawali minggu perdagangan baru dengan kenaikan tujuh persepuluh...

7 January 2025 07:12
GBP/USD

GBP/USD Melanjutkan Penurunan Karena Perdagangan Safe Haven ...

GBP/USD merosot lagi pada hari Senin , memperpanjang Cable ke hari perdagangan kedua berturut-turut yang mengalami penurunan ...

8 April 2025 07:20
GBP/USD

GBP/USD Temui Dukungan Kunci di 1.35 Meski Perdagangan Akhir...

Pasangan mata uang GBP/USD menemukan dukungan teknis pada level 1.3500 pada hari Senin, meskipun volume perdagangan menjelang...

30 December 2025 07:38
GBP/USD

GBP/USD Datar, Pasar Tunggu Pemicu Baru

GBP/USD bergerak mendatar di sekitar 1,3500 pada hari Senin karena pelaku pasar masih mencerna kesimpulan Mahkamah Agung AS s...

24 February 2026 07:08
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai