• Tue, Mar 31, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

31 March 2026 10:09  |

Pound Sterling Pulih Setelah Sentuh Titik Terendah Terhadap USD

Pasangan GBP/USD mencatatkan pemulihan moderat setelah menyentuh level terendah empat bulan di area 1,3160-1,3155 pada sesi Asia, Selasa ini. Pemulihan ini mengakhiri streak penurunan lima hari berturut-turut. Harga spot berhasil kembali melampaui level 1,3200 dalam satu jam terakhir, meskipun potensi kenaikan lebih lanjut tampaknya terbatas akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Presiden AS Donald Trump pada Senin lalu menyatakan bahwa ada kemajuan signifikan dalam pembicaraan untuk mengakhiri operasi militer AS di Iran. Trump juga menambahkan bahwa kesepakatan dengan rezim Iran yang lebih "rasional" masih mungkin tercapai. Namun, Trump memperingatkan bahwa AS bisa meluncurkan serangan besar terhadap infrastruktur energi utama Iran jika kesepakatan tidak tercapai segera, dan jika Selat Hormuz tidak segera dibuka untuk lalu lintas komersial.

Sebagai respons, Iran menunjukkan keraguan untuk bernegosiasi dengan AS, yang menggarisbawahi kemajuan diplomatik yang rapuh dan meredakan harapan untuk de-eskalasi ketegangan di Timur Tengah. Ketegangan ini mendukung harga energi yang tinggi, yang pada gilirannya memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi kebijakan hawkish dari Federal Reserve AS. Trader kini memasang peluang lebih dari 50% untuk kenaikan suku bunga oleh Fed pada 2026, yang mendorong USD ke level tertinggi sepanjang tahun ini dan memberikan tekanan pada GBP/USD.

Sementara itu, ekonomi Inggris sangat rentan terhadap guncangan harga energi yang terkait dengan perang Iran. Selain itu, sinyal hawkish dari Bank of England (BoE) mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga pada April mendatang karena kekhawatiran inflasi meningkatkan risiko negatif terhadap ekonomi. Hal ini mungkin membuat para trader enggan memasang taruhan bullish agresif terhadap Pound (GBP) dan akan membatasi kenaikan GBP/USD, sehingga memberikan kehati-hatian dalam menentukan posisi untuk pemulihan yang lebih berarti.

Ke depan, akan lebih bijaksana untuk menunggu konfirmasi pembelian yang lebih kuat sebelum memastikan bahwa harga spot telah mencapai titik terendah jangka pendek, sementara trader akan menantikan data PDB Inggris yang final sebagai pemicu. Di sesi selanjutnya, laporan JOLTS Job Openings AS serta Consumer Confidence Index dari Conference Board akan mempengaruhi USD dan menghasilkan peluang jangka pendek di sekitar pasangan GBP/USD. Fokus utama, bagaimanapun, tetap pada perkembangan geopolitik yang berkelanjutan. (asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GBP/USD

GBP/USD Melanjutkan Kenaikannya Seiring Pemulihan Pound

GBP/USD melanjutkan kenaikan hari kedua berturut-turutnya, mengawali minggu perdagangan baru dengan kenaikan tujuh persepuluh...

7 January 2025 07:12
GBP/USD

GBP/USD Melanjutkan Penurunan Karena Perdagangan Safe Haven ...

GBP/USD merosot lagi pada hari Senin , memperpanjang Cable ke hari perdagangan kedua berturut-turut yang mengalami penurunan ...

8 April 2025 07:20
GBP/USD

GBP/USD Temui Dukungan Kunci di 1.35 Meski Perdagangan Akhir...

Pasangan mata uang GBP/USD menemukan dukungan teknis pada level 1.3500 pada hari Senin, meskipun volume perdagangan menjelang...

30 December 2025 07:38
GBP/USD

GBP/USD Datar, Pasar Tunggu Pemicu Baru

GBP/USD bergerak mendatar di sekitar 1,3500 pada hari Senin karena pelaku pasar masih mencerna kesimpulan Mahkamah Agung AS s...

24 February 2026 07:08
BIAS23.com NM23 Ai