Sterling Stabil, Headline Politik Bisa Jadi Bom Waktu
Poundsterling masih main aman di sesi Eropa hari Selasa (10/2)—bergerak di sekitar $1,3675 dan turun tipis kira-kira 0,14%. Tapi posisinya masih di bawah puncak akhir Januari di area $1,387, jadi pasar belum berani bilang “breakout”.
Yang membuat sterling masih ketahan bukan cuma soal data, tapi juga drama politik di London. Tekanan ke PM Keir Starmer meningkat setelah badai isu seputar Peter Mandelson dan efeknya ke internal pemerintahan—bahkan Anas Sarwar (pemimpin Scottish Labour) terang-terangan minta Starmer mundur.
Di sisi lain, ada sinyal stabilisasi karena Starmer masih dapat dukungan dari sejumlah petinggi partai—setidaknya cukup untuk meredam panic sell. Tapi buat trader FX, isu kepemimpinan itu tetap jadi “noise” yang bikin pound gampang goyang setiap ada headline baru.
Faktor kedua yang nahan laju GBP: pasar makin yakin Bank of England bakal condong lebih dovish. BoE memang menahan suku bunga di 3,75%, tapi nada komunikasinya membuka ruang pelonggaran lanjutan—bahkan proyeksi BoE melihat inflasi CPI bisa balik mendekati target 2% mulai April. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id