Pound vs Dolar: Semua Nunggu CPI
Pound sterling masih menjaga penguatannya dan bergerak stabil melawan dolar AS pada sesi Eropa hari Selasa (13/1). GBP/USD terpantau di sekitar 1,3473 (kisaran harian 1,3462–1,3479), setelah reli pada awal pekan ketika dolar sempat goyah di tengah isu independensi Federal Reserve.
Pasar kini “nahan napas” menunggu rilis inflasi AS (CPI) Desember yang dijadwalkan 20:30 WIB (13:30 GMT / 8:30 ET). Data ini biasanya jadi kompas jangka pendek: kalau inflasi lebih dingin dari perkiraan, dolar berpotensi melemah dan GBP/USD bisa lanjut naik; kalau inflasi lebih panas, dolar bisa menguat dan menahan laju pound.
Konsensus ekonom saat ini memperkirakan CPI AS naik 0,3% (MoM) dan 2,7% (YoY), sementara inflasi inti (tanpa makanan & energi) juga diproyeksikan 0,3% (MoM) dan 2,7% (YoY). Meski begitu, banyak pelaku pasar menilai efeknya ke kebijakan dalam waktu dekat tetap terbatas karena The Fed diperkirakan menahan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75% pada pertemuan Januari.
Buat pound, konteksnya jadi jelas: selama dolar masih sensitif terhadap kombinasi data inflasi dan isu independensi The Fed, GBP/USD berpeluang tetap bertahan tinggi. Tapi arah berikutnya kemungkinan baru benar-benar “kebuka” setelah CPI keluar—karena dari situ pasar akan menentukan apakah dolar layak menguat lagi, atau justru melemah dan memberi ruang pound lanjut menekan ke atas. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id