GBP/USD Nahan Napas Jelang BoE & CPI AS
GBP/USD bergerak datar dan cenderung “ngambang” di atas area 1,3300-an pada sesi Asia Kamis. Setelah sempat memantul dari sekitar 1,3310 (level terendah sepekan), pasangan ini kini bolak-balik tipis di kisaran 1,3370 karena pasar memilih menunggu dua pemicu besar: keputusan Bank of England (BoE) dan rilis inflasi AS (CPI).
BoE dijadwalkan mengumumkan kebijakan hari ini dan pasar luas memperkirakan pemangkasan suku bunga 25 bps, setelah sempat jeda pada November. Ekspektasi ini makin kuat setelah data inflasi Inggris yang lebih lemah, yang otomatis menekan pound.
Data terbaru menunjukkan CPI Inggris November 3,2% (YoY), turun dari 3,6% di Oktober dan di bawah perkiraan 3,5%. Sementara core CPI juga turun ke 3,2%, lebih rendah dari Oktober 3,4%. Angka-angka ini memberi sinyal tekanan harga mulai melunak, sehingga BoE punya ruang untuk melonggarkan kebijakan.
Tambahan alasan untuk BoE lebih “longgar” datang dari kondisi tenaga kerja. Tingkat pengangguran Inggris dilaporkan naik ke level tertinggi sejak awal 2021. Kombinasi inflasi yang melambat dan pengangguran yang naik membuat peluang cut suku bunga terasa semakin masuk akal.
Meski begitu, GBP juga tidak langsung jatuh dalam karena USD belum sanggup menguat konsisten. Pasar masih memperkirakan The Fed bisa melakukan dua kali pemangkasan suku bunga pada 2026, seiring tanda pasar tenaga kerja AS yang ikut melemah, ditambah isu calon pengganti ketua The Fed yang dipandang bisa lebih dovish. Jadi untuk saat ini, GBP/USD tertahan: sisi Inggris menekan pound, tapi sisi AS juga menahan dolar agar tidak terlalu kuat.(asd)
Sumber: Trading Economics