• Fri, Apr 10, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

10 April 2026 08:20  |

EUR/USD Tertekan, Risiko Geopolitik Dukung Dolar

EUR/USD melemah ke bawah 1,1700 pada perdagangan Asia awal Jumat (10/4), ketika pelaku pasar bersiap menghadapi rilis inflasi AS (CPI) bulan Maret dan memantau perkembangan pembicaraan perdamaian AS-Iran. Pasangan mata uang ini diperdagangkan di area 1,1690, dengan dolar AS kembali mendapat dukungan dari sentimen kehati-hatian.

Pelemahan euro terjadi di tengah keraguan pasar atas ketahanan gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran. Ketidakpastian terkait implementasi kesepakatan membuat investor cenderung defensif, terutama menjelang agenda diplomatik yang dinilai berisiko tinggi bagi stabilitas kawasan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan kelanjutan perundingan untuk mengakhiri perang bergantung pada kepatuhan AS terhadap komitmen gencatan senjata. Ia menyatakan komitmen tersebut mencakup gencatan senjata di Lebanon, sementara AS dan Israel menegaskan Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan.

AS disebut menyiapkan rangkaian pembicaraan di Pakistan pekan ini, dengan Wakil Presiden JD Vance serta utusan senior Steve Witkoff dan Jared Kushner, untuk membahas potensi kesepakatan jangka panjang dengan Iran. Meski jeda permusuhan dua minggu dinilai “sebagian besar” masih berjalan, tensi tetap tinggi setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan Israel akan “terus menyerang Hezbollah dengan kekuatan.”

Dari sisi data, fokus utama pasar pada Jumat adalah CPI AS Maret. Inflasi utama diproyeksikan naik 3,3% (yoy) dari 2,4% pada Februari, dengan dorongan dari kenaikan harga minyak seiring konflik di Timur Tengah; pembacaan yang lebih lemah dari perkiraan berpotensi menekan dolar terhadap euro.

Di Eropa, nada kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) disebut cenderung hawkish, dengan sinyal kemungkinan pengetatan lanjutan bila tekanan harga bertahan. Menurut Reuters, pasar kini sepenuhnya memperhitungkan dua kenaikan suku bunga, serta peluang lebih dari 50% untuk kenaikan ketiga pada Desember, yang menjadi penahan pelemahan euro namun tetap akan diuji oleh arah data inflasi AS dan perkembangan geopolitik. (asd)

Sumber: Newsmaker.id 

Related News

EUR/USD

EUR/USD Bersiap Menghadapi Keputusan Suku Bunga ECB

EUR/USD melonjak pada hari Rabu, naik 1,75% dan menyentuh level 1,0800 karena sentimen risiko meningkat menyusul perubahan ar...

6 March 2025 07:19
EUR/USD

EUR/USD Terus Berkonsolidasi di Tengah Kelesuan Pasar

EUR/USD diperdagangkan dalam kisaran sempit di sekitar 1,0400 pada sesi Eropa hari Jumat (27/12) di tengah perdagangan yang s...

27 December 2024 16:31
EUR/USD

EUR/USD Terus Bangkit Karena Data Inflasi AS Yang Melemah Me...

EUR/USD bergerak lebih tinggi mendekati 1,1250 selama jam perdagangan Eropa pada hari Rabu (14/05), melanjutkan kenaikan hari...

14 May 2025 17:10
EUR/USD

EUR/USD Turun Di Tengah Kekhawatiran Potensi Perang Dagang U...

EUR/USD terkoreksi mendekati 1,0860 pada jam perdagangan Eropa pada hari Kamis (13/3). Pasangan mata uang utama ini turun kar...

13 March 2025 19:10
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai