EUR/USD Melemah Jelang Keputusan The Fed dan ECB
EUR/USD bergerak melemah pada perdagangan sesi Asia setelah gagal mempertahankan penguatan pada hari sebelumnya. Nilai tukar euro terhadap dolar AS turun ke bawah level psikologis 1,1500, setelah sebelumnya sempat pulih dari area 1,1415, yang merupakan salah satu level terendah sejak pertengahan 2025.
Pergerakan pasar saat ini cenderung terbatas karena investor menunggu keputusan kebijakan dari dua bank sentral utama dunia. Federal Reserve dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada Rabu, diikuti oleh keputusan dari European Central Bank pada Kamis.
Para pembuat kebijakan tengah menghadapi tantangan baru berupa potensi peningkatan inflasi setelah harga minyak melonjak sejak konflik di Iran. Kondisi tersebut membuat pasar menilai bahwa bank sentral mungkin akan lebih berhati-hati dalam menurunkan suku bunga.
Di sisi lain, ekspektasi bahwa The Fed akan menunda pemangkasan suku bunga turut mendukung penguatan dolar AS. Sementara itu, euro menghadapi tekanan karena kekhawatiran bahwa harga energi yang tinggi dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi di kawasan euro yang sangat bergantung pada impor energi.
Sentimen pasar juga sedikit membaik setelah Presiden AS Donald Trump kembali menyerukan agar jalur pelayaran energi di Strait of Hormuz dibuka kembali. Hal ini membantu meredakan sebagian ketegangan pasar dan meningkatkan sentimen risiko global.
Namun, pelaku pasar masih berhati-hati menunggu sinyal kebijakan bank sentral sebelum menentukan arah pergerakan berikutnya bagi pasangan EUR/USD.
Dampak yang Perlu Diwaspadai
1. Volatilitas Pasar Valas
Keputusan suku bunga dari The Fed dan ECB dapat memicu pergerakan tajam pada pasangan EUR/USD.
2. Tekanan Ekonomi Zona Euro
Harga energi yang tinggi dapat menekan pertumbuhan ekonomi di kawasan euro.
3. Kekuatan Dolar AS
Jika The Fed menunda pemangkasan suku bunga, dolar AS berpotensi tetap kuat.
4. Sentimen Risiko Global
Perkembangan konflik Timur Tengah dan stabilitas jalur energi dapat memengaruhi pasar keuangan global.
Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Investor
• Keputusan suku bunga The Fed dan arah kebijakan moneternya.
• Pertemuan ECB dan proyeksi ekonomi kawasan euro.
• Pergerakan harga minyak global yang memengaruhi inflasi.
• Perkembangan geopolitik di Timur Tengah, terutama terkait jalur energi.
• Pergerakan level teknikal EUR/USD, terutama di sekitar area 1,1400–1,1500.(CP)
Sumber: Newsmaker.id