EUR/USD Turun, Bias Bearish Bertahan di Tengah Penguatan Dolar
EUR/USD melemah ke sekitar 1,1610 pada sesi Asia, mencerminkan tekanan jual yang masih dominan setelah pasangan ini gagal mempertahankan pemulihan di sesi sebelumnya. Data Tehnikal menilai bias bearish tetap bertahan karena pergerakan harga masih berada di dalam pola descending channel pada grafik harian.
Dari sisi teknikal, Data mencatat EUR/USD sempat diperdagangkan di sekitar 1,1596–1,1625 dalam pembaruan terbaru, dengan tekanan meningkat setelah harga turun di bawah beberapa moving average yang sebelumnya menopang momentum. Area 1,1698–1,1770 disebut sebagai zona rata-rata bergerak yang kini membatasi kenaikan, memperkuat narasi “sell on rebound” tanpa mengubah kerangka jangka menengah yang lebih luas.
Pelemahan euro juga terjadi saat dolar mendapat dukungan dari permintaan safe haven terkait tensi Timur Tengah dan risiko energi. Reuters melaporkan dolar menguat terhadap euro dalam beberapa sesi terakhir, seiring pasar menilai potensi guncangan energi dapat memperumit prospek inflasi dan kebijakan suku bunga.
Untuk arah berikutnya, pasar umumnya memantau dua kelompok faktor: perkembangan geopolitik yang memengaruhi harga energi dan sentimen risiko, serta respons yield AS yang sering menjadi jangkar pergerakan FX. Dari sisi teknikal, pelaku pasar juga mencermati apakah EUR/USD mampu kembali bertahan di atas area rata-rata bergerak terdekat atau justru memperdalam pergerakan di dalam kanal turun.(Cp)
Sumber: Newsmaker.id