Tarif Trump Belum Jelas, EUR/USD Pilih Diam
Pasangan EUR/USD bergerak datar di sekitar 1,1800 pada sesi awal Eropa hari Jumat, ketika pelaku pasar menahan posisi menjelang rilis Producer Price Index (PPI) AS. Pergerakan euro yang relatif tertahan dipengaruhi oleh dua arus sentimen yang saling mengimbangi: inflasi Zona Euro yang melemah, serta ketidakpastian lanjutan terkait kebijakan tarif Amerika Serikat.
Di AS, fokus pasar tertuju pada PPI Januari 2026 yang dijadwalkan rilis 27 Februari 2026 pukul 08:30 ET (BLS). Data ini kerap dibaca sebagai petunjuk tekanan harga dari sisi produsen dan dapat memengaruhi ekspektasi jalur suku bunga The Fed.
Dari sisi politik dagang, volatilitas tetap tinggi setelah putusan Mahkamah Agung AS membatasi penggunaan kewenangan darurat untuk tarif, sementara pemerintahan Trump bergerak dengan skema baru termasuk wacana kenaikan tarif global hingga 15% dalam jendela waktu tertentu. Uni Eropa bahkan menunda proses persetujuan kesepakatan dagang dengan AS karena ingin kejelasan arah tarif, menegaskan ketidakpastian kebijakan masih menjadi tema utama yang membebani dolar dan mendorong pasar lebih hati-hati.
Di Eropa, inflasi Zona Euro turun ke 1,7% pada Januari 2026 (terendah dalam sekitar 16 bulan), dengan inflasi inti juga melemah ke 2,2% YoY. Angka ini memperkuat spekulasi bahwa ECB bisa condong lebih dovish, sehingga euro kehilangan sebagian tenaga. Pasar kini menanti data CPI awal Jerman sebagai petunjuk tambahan sebelum menentukan langkah berikutnya pada EUR/USD.(asd)
Sumber : Newsmaker.id