AUD Sentuh Terendah 2 Bulan, Shock Energi Tekan Sentimen
Dolar Australia melemah ke sekitar US$0,687 pada Jumat, menyentuh level terendah dua bulan ketika pasar makin khawatir guncangan energi dari perang Timur Tengah bisa berlangsung lebih lama dan menekan prospek pertumbuhan global. Sentimen terhadap komoditas ikut melemah, sementara dukungan dari selisih suku bunga Australia mulai memudar karena pasar semakin memperhitungkan pengetatan lanjutan di ekonomi utama lain, yang memperkecil keunggulan yield Australia.
Di domestik, lonjakan harga bensin diperkirakan mendorong inflasi sekaligus menggerus belanja rumah tangga. Sejumlah ekonom memperingatkan inflasi headline berpotensi naik mendekati 4,5% dalam waktu dekat dan bahkan bisa mendekati 5% pada kuartal II jika biaya energi tetap tinggi. RBA sebelumnya menilai konflik Teluk yang berkepanjangan dapat menekan pertumbuhan, meski bank sentral tetap fokus menjaga ekspektasi inflasi tidak “mengakar”. Pasar kini mem-price in peluang 68% kenaikan suku bunga pada Mei dan melihat suku bunga mencapai 4,75% pada akhir tahun. (asd)
Sumber : Newsmaker.id