• Thu, Mar 12, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

12 March 2026 08:42  |

Tarik Menarik RBA dan Risiko Timur Tengah Tekan AUD/USD

AUD/USD melemah tipis pada perdagangan Kamis sesi Asia, mengakhiri empat hari dan mundur dari puncak tertinggi sejak Juni 2022 di sekitar 0,7185. Meski sempat turun, pasangan ini memantulkan beberapa pip dari level terendah harian dan bergerak di kisaran 0,7100-an, turun sekitar 0,10%.

Tekanan utama datang dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong permintaan aset aman seperti Dolar AS. Laporan bahwa dua kapal tanker diserang di Teluk Persia bagian utara dekat Irak dan Kuwait membuat harga minyak melonjak lebih dari 6%, memicu kekhawatiran gangguan pasokan dan menurunkan minat terhadap aset berisiko.

Di sisi AS, data inflasi terbaru menunjukkan harga konsumen naik 0,2% secara bulanan pada bulan Februari dan inflasi tahunan bertahan di 3,1%. Angka ini memberi sinyal inflasi masih moderat, tetapi eskalasi konflik menimbulkan risiko inflasi baru melalui penambahan energi, yang ikut mengangkat imbal hasil obligasi AS dan memperkuat Dolar AS.

Namun, pelemahan Aussie tertahan oleh nada hawkish dari Reserve Bank of Australia (RBA). Deputi Gubernur RBA Andrew Hauser sebelumnya menilai harga minyak berpotensi mendorong inflasi lebih tinggi dan menambah tekanan untuk menaikkan suku bunga, sehingga pasar mulai menggeser ekspektasi kenaikan suku bunga berikutnya lebih cepat.

Indikator domestik juga mendukung kebijakan prospek yang lebih ketat. Laporan Melbourne Institute menunjukkan ekspektasi inflasi konsumen Australia untuk Maret 2025 naik menjadi 5,2% pada Februari, level tertinggi sejak Juli 2023, sementara pasar juga sudah memperhitungkan total pengetatan sekitar 58 bps untuk tahun ini.

Dengan kombinasi Dolar AS yang diuntungkan oleh arus safe-haven dan Aussie yang ditopang spekulasi kenaikan suku bunga RBA, arah AUD/USD cenderung menahan tarik-menarik dua faktor ini. Pelaku pasar akan mencakup perkembangan konflik Timur Tengah, pergerakan harga minyak, serta sinyal terbaru dari RBA untuk menentukan apakah koreksi berlanjut atau hanya jeda sementara.(asd)

Sumber: Newsmasker.id

Related News

AUD/USD

AUD Tahan Kenaikan di $0,655

Dolar Australia bertahan di sekitar $0,655 pada Senin, melanjutkan penguatan 0,6% di Jumat menyusul pelemahan dolar AS setela...

8 September 2025 08:19
AUD/USD

AUD Tertekan Lagi, Kenapa 0,6700 Sulit Ditembus?

AUD/USD kembali melemah dan turun di bawah 0,6700 pada sesi Asia Kamis, bergerak di sekitar 0,6680. Tekanan muncul setelah ek...

15 January 2026 09:08
AUD/USD

AUD Melemah Ketegangan Timur Tengah Tekan Sentimen Pasar

Dolar Australia (AUD) terus melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Senin (23/6), memperpanjang penurunan untuk hari ketiga...

23 June 2025 09:34
AUD/USD

AUD Kian Terpuruk: Trump, Tiongkok, dan RBA Jadi Beban Berat

Dolar Australia (AUD) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Senin (07/07), melanjutkan tren penurunan untuk hari ketiga b...

7 July 2025 13:37
BIAS23.com NM23 Ai