Bitcoin Terjepit Antara AI dan Suku Bunga
Bitcoin kembali melemah di sekitar US$63.670 pada Rabu (29/7). Bitcoin turun sekitar 0,5% dan bergerak dalam rentang US$63.469 hingga US$64.640, menunjukkan investor masih enggan mengambil posisi besar menjelang keputusan Federal Reserve.
The Fed akan mengumumkan keputusan suku bunga pada Kamis pukul 01.00 WIB, dilanjutkan konferensi pers pada pukul 01.30 WIB. Pasar memperkirakan peluang sekitar 66,3% bahwa suku bunga dipertahankan, sedangkan kemungkinan kenaikan 25 basis poin mencapai 33,7%.
Sentimen kripto juga dibayangi aksi jual saham kecerdasan buatan dan semikonduktor. Indeks KOSPI Korea Selatan sempat anjlok 12,6% sebelum ditutup turun 6%, setelah laporan SK Hynix gagal memenuhi ekspektasi tinggi investor meskipun labanya melonjak tajam.
Bitcoin terlihat lebih tahan dibandingkan saham teknologi Asia, tetapi tekanan belum sepenuhnya hilang. Investor masih mempertanyakan besarnya belanja AI, tingginya valuasi saham cip, serta dampak kenaikan minyak terhadap inflasi dan kebijakan suku bunga AS.
Pasar altcoin bergerak beragam. Ethereum diperdagangkan di sekitar US$1.624,95, XRP US$1,059, Solana US$77,97, Cardano US$0,1629, dan Dogecoin US$0,0701.
Jika The Fed memberikan sinyal hawkish atau menaikkan suku bunga, Bitcoin berisiko kembali menguji US$63.000 dan area terendah harian US$63.469. Sebaliknya, keputusan menahan bunga dengan nada lebih lunak dapat membuka peluang pemulihan menuju US$64.600 hingga US$65.000. Arah berikutnya akan ditentukan oleh komentar Kevin Warsh mengenai inflasi dan peluang kenaikan bunga pada pertemuan selanjutnya.(arl)
Sumber: Newsmaker.id