Trade War & Shutdown AS Kembali Angkat Perak
Perak kembali menguat di atas $53,5/oz pada sesi AS hari Kamis (16/10), setelah mencatatkan level tertinggi baru di $53,82/oz. Bias tetap positif seiring reli besar bulan ini, sementara pelemahan dolar menjaga minat beli di logam mulia. Fokus intraday pasar bergeser pada headline kebijakan dan geopolitik yang menggerakkan arus “safe haven.”
Driver utama tetap ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada FOMC 28–29 Oktober. Anggota Fed Christopher Waller secara terbuka mendukung penurunan 25 bps, memperkuat pricing pelonggaran di akhir bulan. Probabilitas pasar untuk pemangkasan seperempat poin berada di kisaran tinggi berdasarkan pantauan FedWatch awal Oktober, menjaga tailwind bagi aset tanpa imbal hasil seperti perak.
Di sisi risiko, perang dagang AS–Tiongkok kembali memanas lewat kebijakan biaya pelabuhan saling balas, menambah ketidakpastian rantai pasok dan mendukung permintaan lindung nilai. Shutdown pemerintah AS yang memasuki pekan ketiga juga mempertebal bid safe-haven. Dari sisi fisik, permintaan festival India menguat—harga ritel perak di Chennai menembus 2 lakh/kg—memberi sokongan tambahan. Ke depan, katalis kunci adalah keputusan FOMC dan perkembangan dagang; reli perak berpotensi berlanjut selama sorotan risiko tetap tinggi. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id