Perak Rebound, Tapi Prospek Suku Bunga Menahan Laju
Harga perak (XAG/USD) bergerak menguat tipis namun masih cenderung sideways pada Jumat (27/3), di tengah kombinasi permintaan defensif dan tekanan makro. XAG/USD terakhir berada di sekitar $68,53 per ons, naik dari penutupan sebelumnya $67,97.
Fokus pasar kembali ke geopolitik setelah harapan de-eskalasi di Timur Tengah memudar. Laporan yang menyebut Iran tidak meminta jeda serangan AS terhadap infrastruktur energi menambah ketidakpastian arah diplomasi, menjaga volatilitas lintas aset. Ketegangan di sekitar Selat Hormuz membuat harga energi tetap tinggi, memperkuat ekspektasi inflasi dan mengubah penilaian pasar atas jalur kebijakan moneter di ekonomi utama.
Di sisi makro, ekspektasi suku bunga yang “lebih tinggi lebih lama” memperbesar opportunity cost bagi perak sebagai aset non-yielding, sementara dolar AS yang cenderung kuat membatasi ruang kenaikan karena membuat perak lebih mahal bagi pembeli non-USD. Dengan sinyal yang saling tarik-menarik, arah perak dalam waktu dekat akan ditentukan oleh keseimbangan antara permintaan safe haven dan tekanan dari yield serta dolar. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id