• Tue, Mar 10, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

26 September 2025 03:34  |

Rusia Batasi Ekspor, Harga Minyak Bertahan Stabil

Harga minyak stabil pada hari Kamis (25/9) setelah mencapai level tertinggi tujuh minggu pada sesi sebelumnya karena Rusia memutuskan untuk membatasi ekspor bahan bakar hingga akhir tahun. Namun, kenaikan tersebut dibatasi oleh data ekonomi AS terbaru yang meredam optimisme seputar penurunan suku bunga lebih lanjut.

Harga minyak berjangka Brent ditutup 11 sen, atau 0,16%, lebih tinggi ke $69,42 per barel, sementara harga minyak berjangka West Texas Intermediate AS turun 1 sen, atau 0,02%, ke $64,98.

Kedua harga acuan minyak tersebut naik 2,5% pada hari Rabu, mencapai level tertinggi sejak 1 Agustus, didorong oleh penurunan mengejutkan dalam persediaan minyak mentah mingguan AS dan kekhawatiran bahwa serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia dapat mengganggu pasokan.

Harga minyak mentah mendapat dukungan lebih lanjut setelah Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengatakan pada hari Kamis bahwa negaranya akan memberlakukan larangan sebagian ekspor solar hingga akhir tahun dan memperpanjang larangan ekspor bensin yang sudah ada, menyusul serangkaian serangan pesawat nirawak Ukraina terhadap kilang-kilang minyak Rusia.

Menutupi beberapa keuntungan, produk domestik bruto AS meningkat pada tingkat tahunan 3,8% yang direvisi naik pada kuartal terakhir, menurut Biro Analisis Ekonomi Departemen Perdagangan dalam perkiraan terbarunya pada hari Kamis.

"Reaksi awal terhadap hal itu adalah aksi jual," kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group.

Data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan akan membuat Federal Reserve lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga. Bank sentral AS memangkas suku bunga sebesar 25 bps minggu lalu, pemangkasan pertama sejak Desember, dan telah mengisyaratkan pemangkasan lebih lanjut ke depannya.

Tekanan harga juga datang dari ekspektasi bearish terhadap fundamental pasokan, dengan lebih banyak minyak yang diperkirakan akan datang dari Irak dan Kurdistan.

Pemerintah Daerah Kurdistan mengumumkan pada hari Kamis bahwa ekspor minyak akan dilanjutkan dalam waktu 48 jam setelah tercapainya perjanjian tripartit antara Kementerian Perminyakan Irak, Kementerian Sumber Daya Alam KRG, dan perusahaan-perusahaan produsen. (Arl)

Sumber: Reuters.com

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Minyak Dunia Tertahan

Harga minyak sedikit berubah setelah mengalami penurunan beberapa minggu yang lalu, dengan hubungan pedagang dampak dari sank...

22 September 2025 07:39
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
BIAS23.com NM23 Ai