• Thu, Mar 12, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

29 August 2025 11:05  |

Minyak Melemah, Sentimen Negatif

Harga minyak melemah tipis dan mengarah pada penurunan bulanan, dengan perdagangan didominasi kekhawatiran potensi kelebihan pasokan serta ketegangan geopolitik, termasuk upaya yang dipimpin AS untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Brent kontrak November diperdagangkan dekat $68 per barel, turun sekitar 5% bulan ini. West Texas Intermediate (WTI) turun menuju $64. Sepanjang Agustus, harga minyak tertekan oleh kekhawatiran bahwa pasokan global akan melampaui permintaan pada kuartal-kuartal mendatang, sehingga menambah persediaan.

Investor juga fokus pada Ukraina dan potensi perubahan arus minyak mentah dari Rusia. Presiden AS Donald Trump mungkin akan menyampaikan pernyataan tentang situasi tersebut pada hari ini, menurut Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt. Awal pekan ini, Washington memberlakukan tarif 50% pada sebagian besar impor India untuk menghukum negara itu karena membeli minyak Rusia.

Pertemuan antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan Presiden Rusia Vladimir Putin dinilai kecil kemungkinannya, menurut Kanselir Jerman Friedrich Merz. Trump mengancam akan ada “konsekuensi yang sangat besar” jika Moskow tidak mau bernegosiasi dan mewacanakan tenggat dua minggu untuk pembicaraan bilateral.

Penurunan minyak pada Agustus merupakan penurunan bulanan pertama sejak April, ketika sebagian besar komoditas terpukul oleh eskalasi tajam perang dagang Trump dan kekhawatiran akan pelemahan konsumsi energi. Kekhawatiran surplus—dengan International Energy Agency memperkirakan kelebihan pasokan rekor-muncul setelah kampanye OPEC+ untuk memulihkan kapasitas yang sebelumnya dihentikan dan merebut kembali pangsa pasar.

“Harga tetap bergerak dalam kisaran sempit karena pasar menavigasi prospek keseimbangan yang lebih longgar setelah puncak musim panas dan risiko geopolitik jangka pendek,” kata Gao Mingyu, Kepala Analis Energi di SDIC Essence Futures Co. “Tanpa eskalasi yang jelas dalam langkah sanksi, potensi kenaikan tetap terbatas.” (az)

Sumber: Bloomberg

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
OIL

Minyak Terus Naik karena Arus Rusia yang Lebih Rendah Mengim...

Minyak memperpanjang kenaikan terbesarnya dalam hampir empat minggu karena pasokan minyak mentah Rusia yang lebih ketat memba...

11 February 2025 14:35
BIAS23.com NM23 Ai