Weekly Rebound, Minyak Stabil di Tengah Ketidakpastian
Harga minyak stabil pada hari Jumat (22/8) di tengah ketidakpastian seputar potensi kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina, dengan harga naik minggu ini untuk pertama kalinya dalam tiga minggu.
Harga minyak mentah Brent berjangka ditutup naik 6 sen atau 0,09% menjadi $67,73. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka ditutup naik 14 sen atau 0,22% menjadi $63,66.
Kedua kontrak tersebut naik lebih dari 1% pada sesi sebelumnya. Brent naik 2,9% minggu ini sementara WTI naik 1,4%.
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa ia akan melihat apakah Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy akan bekerja sama dalam mengakhiri perang Rusia di Ukraina.
Perang yang telah berlangsung selama 3,5 tahun terus berlanjut minggu ini ketika Rusia melancarkan serangan udara pada hari Kamis di dekat perbatasan Ukraina dengan Uni Eropa.
Ukraina menyatakan serangan tersebut menghantam kilang minyak Rusia dan stasiun pompa minyak Unecha, bagian penting dari jaringan pipa minyak Druzhba Rusia yang menuju Eropa.
Pasokan minyak Rusia ke Hongaria dan Slovakia dapat ditangguhkan setidaknya selama lima hari.
Trump berupaya mengatur pertemuan puncak antara Putin dan mitranya dari Ukraina, Zelenskiy, sebagai bagian dari upaya untuk menengahi kesepakatan damai bagi Ukraina.
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan tidak ada agenda untuk pertemuan puncak potensial antara Putin dan Zelenskiy, dan menuduh Zelenskiy mengatakan "tidak untuk segalanya". (Arl)
Sumber: Reuters