Harga Minyak Melonjak Setelah Trump Ultimatum Rusia
Harga minyak naik tajam pada Senin setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan batas waktu baru bagi Rusia untuk mencapai gencatan senjata dengan Ukraina. Trump mengancam akan memberlakukan tarif 100% jika Moskow tidak setuju dalam 10–12 hari ke depan. Pernyataan ini memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan minyak global di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.
Minyak WTI melonjak hingga 2,9% dan diperdagangkan di atas $66 per barel, sementara Brent naik 2% menjadi hampir $70 per barel. Analis memperkirakan jika tarif tersebut benar-benar diterapkan, pasar minyak bisa menghadapi tekanan pasokan yang signifikan karena Rusia adalah salah satu eksportir utama dunia, sementara kapasitas cadangan OPEC saat ini terbatas.
Kekhawatiran pasokan ini diperparah oleh langkah Uni Eropa yang akan memperketat batas harga minyak Rusia mulai Januari. Di sisi lain, Trump juga menyatakan bahwa Uni Eropa sepakat membeli energi senilai $750 miliar dari AS, yang menambah optimisme terhadap permintaan energi dari Barat. Namun, pelaku pasar tetap waspada terhadap potensi kelebihan pasokan karena rencana OPEC+ untuk meningkatkan produksi.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id