• Fri, Mar 13, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

26 July 2025 02:33  |

Minyak Turun ke Terendah Tiga Pekan Akibat Kekhawatiran Ekonomi AS dan China

Harga minyak melemah pada hari Jumat dan ditutup di level terendah dalam tiga minggu, seiring meningkatnya kekhawatiran para pelaku pasar terhadap berita ekonomi negatif dari Amerika Serikat dan China, serta tanda-tanda peningkatan pasokan global.

Namun, pelemahan harga dibatasi oleh optimisme bahwa kesepakatan dagang AS dapat mendorong pertumbuhan ekonomi global dan permintaan minyak di masa mendatang.

Minyak Brent turun 74 sen, atau 1,1%, menjadi $68,44 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) turun 87 sen, atau 1,3%, menjadi $65,16 per barel.

Kedua harga tersebut merupakan level penutupan terendah sejak 4 Juli untuk Brent dan 30 Juni untuk WTI.

Secara mingguan, Brent turun sekitar 1%, sementara WTI melemah sekitar 3%.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu di Skotlandia. Para pejabat dan diplomat Uni Eropa mengatakan mereka berharap dapat mencapai kerangka kesepakatan dagang akhir pekan ini.

Data yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan bahwa ekonomi zona euro tetap tangguh terhadap ketidakpastian global akibat perang dagang, meskipun para pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa tampak meredam ekspektasi pasar akan pemangkasan suku bunga lebih lanjut.

Di AS, pesanan baru untuk barang modal buatan Amerika secara tak terduga turun pada bulan Juni, sementara pengiriman barang-barang tersebut meningkat secara moderat — menunjukkan bahwa belanja bisnis untuk peralatan melambat signifikan pada kuartal kedua.

Presiden Trump mengatakan bahwa ia mengadakan pertemuan yang baik dengan Ketua Federal Reserve Jerome Powell, dan mendapat kesan bahwa bank sentral mungkin siap untuk memangkas suku bunga.

Suku bunga yang lebih rendah dapat menurunkan biaya pinjaman konsumen dan mendorong pertumbuhan ekonomi, yang pada gilirannya meningkatkan permintaan minyak.

Sementara itu di China, ekonomi terbesar kedua di dunia, pendapatan fiskal turun 0,3% pada paruh pertama tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut pernyataan Kementerian Keuangan — mempertahankan laju penurunan yang sama seperti periode Januari–Mei.(yds)

Sumber: Reuters

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
OIL

Minyak Terus Naik karena Arus Rusia yang Lebih Rendah Mengim...

Minyak memperpanjang kenaikan terbesarnya dalam hampir empat minggu karena pasokan minyak mentah Rusia yang lebih ketat memba...

11 February 2025 14:35
BIAS23.com NM23 Ai