• Thu, Jul 9, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

9 July 2026 11:01  |

Minyak Naik Lagi, Serangan AS ke Iran Guncang Pasar

Harga minyak kembali menguat pada perdagangan Kamis (08/7) setelah Amerika Serikat melancarkan serangan ke Iran untuk hari kedua berturut-turut. Eskalasi ini meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap risiko gangguan pasokan energi dari Timur Tengah, terutama di sekitar Selat Hormuz.

Brent naik hingga 1,5% ke atas US$79 per barel setelah sebelumnya melonjak lebih dari 5% pada Rabu. Sementara itu, West Texas Intermediate atau WTI bergerak di sekitar US$74 per barel. Pada pukul 11.24 waktu Singapura, Brent untuk pengiriman September naik 1,2% ke US$78,94 per barel, sedangkan WTI untuk pengiriman Agustus menguat 1,2% ke US$74,40 per barel.

Komando Pusat AS atau CENTCOM menyatakan serangan tambahan dilakukan untuk melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Iran kemudian membalas dengan serangan rudal dan drone ke pangkalan AS di kawasan tersebut, termasuk laporan serangan ke Kuwait dan Bahrain.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan bahwa kesepakatan damai sementara dengan Iran sudah berakhir. Ia juga membuka kemungkinan untuk kembali menerapkan blokade terhadap pelabuhan Iran dan memperingatkan bahwa harga minyak bisa naik lebih jauh jika konflik terus berlanjut.

Selat Hormuz kini menjadi pusat perhatian pasar energi global. Jalur ini menghubungkan produsen minyak Teluk Persia dengan pasar dunia. Data pelacakan kapal menunjukkan lalu lintas melalui Hormuz mulai menurun, dengan pergerakan kapal lebih banyak terjadi di rute yang disetujui Iran, sementara koridor yang didukung AS terlihat lebih sepi.

Analis memperingatkan bahwa jika Selat Hormuz kembali tertutup, harga minyak berpotensi naik lebih jauh. Namun, jika aliran minyak tetap berjalan, ruang kenaikan harga bisa lebih terbatas. Pasar juga mencermati stok energi AS, setelah persediaan strategis terus menurun dan cadangan bensin berada di level musiman terendah sejak 2012.(asd)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai