• Wed, Mar 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

23 January 2026 20:03  |

Minyak Naik di Tengah Gejolak, Dolar Turun Jadi Pemicu

Harga minyak menguat karena dolar AS menuju performa mingguan terburuknya dalam sekitar tujuh bulan. Setelah beberapa hari pasar global diguncang isu hubungan AS–Eropa dan pembicaraan damai Ukraina yang belum jelas ujungnya, pelaku pasar kembali menambah posisi di komoditas energi.

Minyak mentah Brent sempat bergerak di atas $65 per barel dan mengarah ke kenaikan mingguan kelima. Di saat yang sama, ukuran kekuatan dolar versi Bloomberg melemah sehingga komoditas berdenominasi dolar terasa lebih “murah” bagi banyak pembeli. Namun suasana pasar tetap sensitif, bahkan kontrak berjangka saham AS sempat melemah karena investor menyebar risiko ke berbagai aset dan wilayah.

Dari sisi geopolitik, kebuntuan Rusia–Ukraina masih jadi sumber ketidakpastian. Kontak diplomatik AS dengan Kremlin disebut berlanjut hingga akhir pekan, sementara Presiden Vladimir Putin tetap menekan tuntutan wilayah Ukraina yang masih dikuasai Kyiv—membuat pasar sulit merasa benar-benar “tenang”.

Sejak awal tahun, harga minyak juga ditopang oleh risiko dari beberapa titik panas—dari Venezuela hingga Iran—serta gangguan pasokan dari Kazakhstan. Tapi di balik itu, pasar tetap dibayang-bayangi kekhawatiran kelebihan pasokan. Laporan bulanan IEA terbaru menilai suplai global masih berpotensi lebih besar daripada permintaan pada 2026, walau angka surplusnya sempat direvisi. Di AS, stok minyak mentah juga tercatat naik beberapa pekan terakhir, menambah “beban” untuk reli yang lebih panjang.

Intinya, pelemahan dolar memberi napas untuk harga minyak, tapi arah besarnya belum sepenuhnya bebas dari tekanan oversupply. Sementara itu, produksi di ladang Tengiz dan Korolev di Kazakhstan dilaporkan masih belum kembali normal setelah gangguan pasokan listrik, sehingga pasar tetap memasang premi risiko pasokan untuk jangka dekat.(alg)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Minyak Dunia Tertahan

Harga minyak sedikit berubah setelah mengalami penurunan beberapa minggu yang lalu, dengan hubungan pedagang dampak dari sank...

22 September 2025 07:39
OIL

Greenland & Tarif Trump Bikin Market Minyak Waspada

Harga minyak cenderung stabil di sesi Asia pada Senin setelah pekan lalu bergerak liar karena isu risiko pasokan Iran. Fokus ...

19 January 2026 10:48
BIAS23.com NM23 Ai