• Tue, Apr 21, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

21 April 2026 11:41  |

Emas Tertekan di Asia, Fokus Beralih ke Dua Hal ini!

Harga emas melemah seiring pelaku pasar menimbang peluang tercapainya kesepakatan negosiasi untuk mengakhiri perang Iran yang mengganggu pasokan energi global dan meningkatkan risiko inflasi. Bullion turun hingga 0,6% dan diperdagangkan di bawah $4.800 per ons, setelah melemah 0,2% pada sesi sebelumnya.

Fokus pasar tertuju pada rencana putaran berikutnya pembicaraan damai AS-Iran di Pakistan. Wakil Presiden AS JD Vance disebut menuju Pakistan untuk negosiasi lanjutan, sementara Iran juga dilaporkan mengirim delegasi setelah sebelumnya menyatakan ragu untuk berpartisipasi, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut.

Tenggat gencatan senjata menjadi faktor volatilitas utama. Presiden Donald Trump mengatakan gencatan dua pekan akan berakhir pada “Rabu malam waktu Washington” dan kecil kemungkinan diperpanjang, sehingga pasar tetap waspada apakah pembicaraan benar-benar terealisasi sebelum tenggat.

Menurut analis Motilal Oswal Financial Services Manav Modi, pasar berada dalam kondisi tegang karena sinyal yang saling bertentangan dari kedua pihak menambah volatilitas, sementara ketidakpastian geopolitik dan arah kebijakan moneter membuat emas tetap tertekan. Pada saat yang sama, minyak melemah pada Selasa dan ekuitas global kembali menguat setelah jeda singkat, mengurangi sebagian dorongan permintaan aset aman.

Secara fundamental, perang yang memasuki pekan kedelapan disebut memicu guncangan pasokan energi dan memperkuat tekanan inflasi, yang membuat bank sentral lebih mungkin menahan suku bunga atau bahkan menaikkannya, menjadi hambatan bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil. Emas disebut sudah turun sekitar 9% sejak konflik dimulai pada akhir Februari, meski trader Heraeus Precious Metals Marc Loeffert menilai penurunan ini tidak mengubah alasan fundamental emas sebagai penjaga daya beli dalam jangka panjang.

Pasar juga menanti paparan calon ketua The Fed pilihan Trump, Kevin Warsh, di hadapan Senate Banking Committee pada Selasa. Sinyal pelonggaran kebijakan tahun ini berpotensi mendukung emas, sementara sikap yang lebih hati-hati terhadap inflasi dan keraguan memangkas suku bunga bisa menekan emas; Warsh juga disebut akan menegaskan komitmen menjaga independensi bank sentral. Pada perdagangan terakhir, spot gold turun 0,5% ke $4.793,80 per ons (12.22 Singapura), dengan Bloomberg Dollar Spot Index sedikit menguat.

5 inti poin (detail & sederhana):

- Emas turun hingga 0,6% dan diperdagangkan di bawah $4.800/oz; spot gold $4.793,80 (-0,5%).

- Pasar menimbang peluang talks AS-Iran di Pakistan; JD Vance menuju Pakistan dan Iran disebut ikut mengirim delegasi.

- Trump menyebut gencatan berakhir Rabu malam waktu Washington dan kecil kemungkinan diperpanjang, menjaga volatilitas.

- Tekanan inflasi dari guncangan pasokan energi mendorong ekspektasi suku bunga bertahan tinggi, jadi headwind untuk emas.

- Pasar menunggu kesaksian Kevin Warsh; sinyal dovish bisa dukung emas, sinyal hawkish soal inflasi bisa menekan.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai