• Tue, Mar 10, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

3 November 2025 17:37  |

Kebijakan Baru Beijing Bikin Harga Emas Ambruk! Apa Dampaknya ke Investor Global?

Harga emas global tertekan pada perdagangan hari Kamis setelah pemerintah Tiongkok secara resmi mengakhiri potongan pajak (tax rebate) yang selama ini diberikan kepada pengecer perhiasan dan emas batangan di dalam negeri. Langkah itu memicu kekhawatiran bahwa permintaan ritel emas di China — konsumen terbesar dunia — akan menurun tajam.

Kementerian Keuangan China mengumumkan pada Rabu malam bahwa insentif pajak untuk toko perhiasan besar dan distributor logam mulia akan dicabut mulai November. Kebijakan baru ini merupakan bagian dari upaya Beijing untuk menata ulang sistem fiskal dan mengurangi konsumsi spekulatif terhadap aset bernilai tinggi seperti emas.

“Pemerintah ingin menekan pembelian berlebihan emas yang tidak produktif bagi ekonomi riil,” tulis pernyataan resmi Kementerian Keuangan China yang dikutip China Daily.

Di pasar internasional, harga emas spot (loco gold) turun tajam ke kisaran US$3.998 per troy ounce, melemah sekitar 0,2% dibandingkan sesi sebelumnya. Penurunan terbesar tercatat di sesi Asia, setelah data menunjukkan turunnya volume pemesanan emas dari distributor besar Shanghai dan Shenzhen.

Menurut analis senior dari OCBC Bank, Howie Lee, kebijakan fiskal baru ini akan mengubah dinamika pasar emas di Asia.

“Pemotongan pajak selama ini mendorong konsumsi emas fisik secara signifikan. Ketika fasilitas itu dicabut, margin keuntungan pengecer menyusut dan harga jual ke konsumen naik — efek langsungnya, permintaan ritel melambat,” jelas Lee.

China dan India menyumbang lebih dari 50% konsumsi emas dunia. Karena itu, perubahan kecil dalam kebijakan pajak China dapat langsung mengguncang pasar global.

Secara fundamental, kebijakan ini diperkirakan akan menekan impor emas ke China dalam beberapa bulan ke depan. Importir besar kemungkinan akan menyesuaikan volume pasokan dengan proyeksi permintaan domestik yang lebih rendah.

Investor global menafsirkan langkah Beijing sebagai sinyal pengetatan konsumsi dan beralih ke aset dolar, sehingga menekan harga emas di bursa berjangka New York (COMEX).

Namun, beberapa analis menilai langkah ini justru positif dalam jangka panjang karena memperkuat stabilitas ekonomi makro China.

“Beijing sedang berupaya menormalkan kebijakan fiskal dan menahan inflasi domestik. Jika reformasi ini berhasil, permintaan investasi terhadap emas justru bisa meningkat di kemudian hari,” ujar Rhona O’Connell, kepala riset logam mulia di StoneX Financial Ltd., kepada Bloomberg.

Secara teknikal, harga emas dunia kini bergerak dalam pola koreksi sehat setelah reli panjang bulan Oktober. Support kuat terlihat di area US$3.980–3.950, sedangkan resistance berada di US$4.050 per troy ounce.

Selama harga masih bertahan di atas support tersebut, analis teknikal menilai tren jangka menengah emas masih bullish, meski momentum jangka pendek mulai melemah.

Indikator RSI (Relative Strength Index) menunjukkan level 47 — mendekati zona netral — mengindikasikan potensi konsolidasi sebelum pergerakan berikutnya.

Langkah China mengakhiri potongan pajak bagi pengecer emas memberikan tekanan negatif terhadap harga emas dalam jangka pendek, karena pasar menilai permintaan ritel akan menurun. Namun, di sisi lain, reformasi fiskal ini bisa menjadi sinyal stabilitas jangka panjang bagi ekonomi China, yang pada akhirnya dapat mengembalikan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai global.

“Investor saat ini melihat risiko jangka pendek, tapi pasar emas masih punya fundamental kuat. Jika ekonomi China stabil dan The Fed melanjutkan pemangkasan suku bunga, tren bullish bisa kembali hidup,” tulis Reuters Market Watch dalam laporannya.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
GOLD

Emas Masih Tunggu Hasil FOMC

Harga emas (XAU/USD) bergerak stabil pada hari Rabu, diperdagangkan mendekati $3.330 per troy ounce di sesi Eropa, setelah se...

30 July 2025 21:21
BIAS23.com NM23 Ai