• Tue, Mar 10, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

29 October 2025 03:05  |

Safe Haven Luntur: Sentimen Dagang AS-China Kian Membebani

Emas merosot ke level terendah tiga minggu pada hari Selasa (28/10) karena harapan akan kemajuan dalam perundingan perdagangan AS-Tiongkok meredupkan daya tariknya sebagai aset safe haven, sementara fokus investor beralih ke keputusan suku bunga Federal Reserve minggu ini.

Harga emas spot turun 0,4% menjadi $3.964,35 per ons pada pukul 13.45 EDT (17.45 GMT), setelah mencapai level terendah sejak 6 Oktober. Harga emas berjangka AS turun 0,9% menjadi $3.983,1 per ons.

Emas, yang merupakan lindung nilai tradisional selama masa ketidakpastian dan aset yang tidak memberikan imbal hasil, telah naik lebih dari 51% tahun ini, didorong oleh ketegangan geopolitik dan perdagangan yang sedang berlangsung, serta perkiraan penurunan suku bunga AS.

"Ketegangan perdagangan AS-Tiongkok telah benar-benar mereda, dengan kemungkinan tercapainya kesepakatan perdagangan akhir pekan ini setelah pertemuan puncak antara Presiden Xi dan Trump. Hal ini berdampak negatif bagi logam mulia," ujar Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.

Para pejabat ekonomi terkemuka Tiongkok dan AS akhir pekan ini menyelesaikan kerangka kerja kesepakatan potensial yang akan dibahas oleh Presiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam pertemuan mereka pada hari Kamis.

Harapan meredanya ketegangan perdagangan telah memicu optimisme di pasar global, dengan indeks-indeks utama Wall Street dibuka pada rekor tertinggi pada hari Selasa.

Investor juga menantikan hasil pertemuan kebijakan dua hari The Fed pada hari Rabu. Bank sentral AS diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar seperempat poin persentase.

Namun, prospek logam mulia ini masih belum jelas, dengan beberapa analis memperkirakan harga akan terus berada di level tertinggi, sementara yang lain tetap berhati-hati. Pertemuan tahunan London Bullion Market Association memperkirakan harga emas akan berada di level $4.980 per ons selama 12 bulan ke depan, sementara Citi dan Capital Economics menurunkan proyeksi harga emas mereka pada hari Senin.

"Pasar telah mencapai jenuh beli, yang akhirnya memicu koreksi minggu ini," kata Bank of America dalam sebuah catatan, menambahkan bahwa emas mendekati proyeksi bearishnya di $3.800 per ons pada kuartal keempat.

Harga perak spot naik tipis 0,7% menjadi $47,21 per ons, setelah menyentuh harga terendah sejak 26 September. Platinum stabil di level $1.589,87, dan paladium turun 0,1% menjadi $1.401,63. (Arl)

Sumber: Reuters.com

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
GOLD

Emas Masih Tunggu Hasil FOMC

Harga emas (XAU/USD) bergerak stabil pada hari Rabu, diperdagangkan mendekati $3.330 per troy ounce di sesi Eropa, setelah se...

30 July 2025 21:21
BIAS23.com NM23 Ai