Trump Melunak ke China, Emas Rontok 2%
Harga emas (XAU/USD) turun 2% pasca sebelumnya menyentuh rekor tertinggi di $4.379 pada Jumat (17/10), yang jatuh di bawah $4.250, dipicu komentar Presiden AS Donald Trump bahwa tarif tiga digit (100%%) untuk Tiongkok tidak berkelanjutan. Saat penulisan, harga emas batangan bergerak di kisaran $4.230–$4.240.
Emas batangan anjlok di bawah $4.250 seiring kembalinya selera risiko dan kenaikan imbal hasil Treasury
Dolar AS mulai pulih, menjadi tekanan buat harga emas. Namun pergerakan terbesar terlihat pada imbal hasil Treasury AS, dengan yield note 10 tahun naik hampir tiga basis poin. Presiden AS Donald Trump berkomentar bahwa ancaman tarif tinggi terhadap Tiongkok tidak layak dan sangat mungkin justru meningkatkan ketegangan kedua negara.
Trump menambahkan ia memperkirakan akan bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam beberapa pekan kedepan di Korea Selatan. Pernyataan tersebut meningkatkan selera risiko dan menekan harga logam mulia.
Sementara pejabat Federal Reserve (Fed) juga memberikan komentar. Alberto Musalem dari Fed St. Louis mendukung pemangkasan suku bunga pada pertemuan Oktober namun tetap berkomitmen membawa inflasi ke target 2%.
Sebelumnya, Gubernur Fed Christopher Waller menggemakan komentar Musalem, sementara Neel Kashkari dari Fed Minneapolis mengatakan ekonomi tidak melambat sedramatis yang diperkirakan.
Pekan depan, agenda ekonomi AS relatif sepi, tetapi rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) pada Jumat pukul 08.30 waktu timur AS sangat dinantikan pelaku pasar.(yds)
Sumber: FXStreet.com