EUR/USD Stabil di Atas 1,1700
EUR/USD memperpanjang penguatan untuk hari kedua pada Senin (27/04) dengan tetap bertahan di atas 1,1700, meski rilis sentimen konsumen Jerman melemah. Pergerakan euro dinilai lebih banyak dipengaruhi oleh perubahan persepsi risiko global ketimbang data domestik yang mengecewakan.
Survei GfK Jerman terbaru menunjukkan mood konsumen memburuk ke level terlemah dalam lebih dari tiga tahun. Indeks sentimen turun ke -33,3 dari -28,1, lebih lemah dari perkiraan pasar -29,5, namun dampaknya ke euro sejauh ini terbatas.
Fokus utama investor tetap tertuju pada dinamika Timur Tengah. Laporan Axios yang mengutip pejabat AS dan sumber terkait proses negosiasi menyebut Teheran telah mengirim proposal baru ke AS, memicu harapan bahwa eskalasi dapat mereda. Proposal itu disebut mencakup opsi mengakhiri permusuhan dan membuka kembali Selat Hormuz, dengan pembahasan nuklir ditunda ke tahap berikutnya.
Di saat yang sama, jalur diplomasi masih tersendat setelah putaran kedua perundingan yang dijadwalkan akhir pekan lalu dibatalkan. Situasi ini menjaga tekanan pada rantai pasok energi, dengan kapal tanker masih tertahan di Hormuz dan harga minyak bertahan dekat US$100 per barel, meningkatkan kekhawatiran risiko perlambatan ekonomi global.
Pasar juga menunggu agenda kebijakan moneter pekan ini, dengan keputusan The Fed pada Rabu dan ECB pada Kamis. Keduanya diperkirakan menahan suku bunga, namun ekspektasi bahwa ECB dapat memberi sinyal pengetatan dalam beberapa bulan ke depan, seiring tekanan inflasi, menjadi salah satu penopang euro di tengah ketidakpastian geopolitik. (asd)
Sumber: Newsmaker.id