• Thu, Mar 12, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

10 September 2025 02:30  |

Fokus Data Inflasi AS, Emas Cetak Rekor Baru

Harga emas melanjutkan reli ke rekor tertinggi pada Selasa (9/9), yang didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga AS pada September mendatang, sementara investor menanti rilis data inflasi pekan ini.

Emas spot naik 0,2% menjadi $3.643,57 per ons pada pukul 14:12 ET (18:12 GMT), setelah sempat menyentuh rekor $3.673,95 di awal sesi. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 0,1% di $3.682,2.

“Reli ini sebagian besar dipicu ekspektasi bahwa The Fed akan mulai memangkas suku bunga, mungkin secepatnya bulan September,” kata Bart Melek, Head of Commodity Strategies di TD Securities.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar saat ini memperkirakan peluang 92% untuk pemangkasan 25 basis poin pekan depan, dengan sebagian trader juga bertaruh pada pemangkasan lebih besar sebesar 50 bps.

Hal ini terjadi setelah data Jumat lalu menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS anjlok tajam di Agustus. Suku bunga yang lebih rendah biasanya menekan dolar dan yield obligasi, sehingga meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Indeks dolar memang naik tipis, tapi masih berada dekat level terendah tujuh minggu terhadap mata uang utama lainnya, sementara yield obligasi 10 tahun AS juga naik setelah sebelumnya sempat ke level terendah lima bulan. Investor kini menantikan data inflasi produsen (PPI) pada Rabu dan inflasi konsumen (CPI) pada Kamis untuk sinyal tambahan menjelang pertemuan The Fed pekan depan. “Jika ekonomi AS menunjukkan pelemahan lebih lanjut, arus modal bisa lebih banyak mengalir ke emas sebagai aset lindung nilai,” tambah Melek.

Sepanjang tahun ini, emas sudah beberapa kali mencetak rekor, ditopang pelemahan dolar, aksi beli besar-besaran bank sentral, kebijakan moneter dovish, dan ketidakpastian geopolitik global.

Sementara kata John Ciampaglia, CEO Sprott Asset Management. “Kami masih bullish bahkan di level $3.600—kami percaya reli akan berlanjut karena tidak ada tanda perubahan signifikan dari sisi kebijakan tarif, hubungan dagang, maupun geopolitik,”

Sementara itu, harga perak turun 1,2% ke $40,86 per ons, platinum melemah 1,4% ke $1.363,14, dan paladium terkoreksi 0,3% ke $1.130,61.(yds)

Sumber: Reuters

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
GOLD

Emas Masih Tunggu Hasil FOMC

Harga emas (XAU/USD) bergerak stabil pada hari Rabu, diperdagangkan mendekati $3.330 per troy ounce di sesi Eropa, setelah se...

30 July 2025 21:21
BIAS23.com NM23 Ai