Emas Gaspol, Dibantu Safe Haven & Harapan Cut Rate
Harga emas makin ngegas ke rekor baru hari Rabu (3/9). Di tengah market yang lagi penuh ketidakpastian, investor makin yakin kalau The Fed bakal pangkas suku bunga bulan ini.
Harga emas spot naik tipis 0,1% ke US$3.537,76/ons (04:48 GMT) pasca sempet nyentuh rekor baru US$3.546,99.
Sementara kontrak berjangka emas AS buat Desember juga ikut naik 0,3% ke US$3.603,50.
Di sisi lain drama makin rame pasca pemerintahan Trump mau bawa kasus tarif ke Mahkamah Agung biar dipercepat, gara-gara sebelumnya pengadilan banding bilang banyak tarif trump itu ilegal.
Sementara kata Ilya Spivak dari Tastylive yang merupakan kepala global macro di Tastylive, kalau hasilnya nggak sesuai sama maunya Trump, kondisi makro bisa langsung kebolak-balik. Ditambah lagi, Trump masih neken independensi The Fed—bahkan udah coba singkirin Gubernur Fed Lisa Cook.
Sekarang, pasar memperkirakan ada 92% kemungkinan Fed bakal mangkas suku bunga 25 bps pas meeting 17 September nanti.
Sementara itu, ETF emas terbesar di dunia SPDR Gold Trust bilang kepemilikannya naik 1,32% ke 990,56 ton, tertinggi sejak Agustus 2022.
Investor juga lagi standby nunggu data Nonfarm Payrolls Jumat ini buat jadi petunjuk tambahan soal cut rate. Buat logam mulia lain, perak turun 0,4% ke US$40,74, platinum tipis minus 0,1% ke US$1.401,59, tapi palladium malah ngegas 1,5% ke US$1.146,75.(yds)
Sumber: Reuters