Jelang Data PCE, Emas Alami Tekanan Jangka Pendek
Harga emas masih menunjukkan kekuatan positif menjelang penutupan bulan Agustus. Pergerakan logam mulia ini didorong oleh faktor fundamental yang mendukung, sekaligus sinyal teknikal yang mengindikasikan potensi kenaikan lanjutan.
Emas bergerak stabil di atas level $3.400 per ons, didukung oleh pelemahan dolar AS dan meningkatnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Data terbaru menunjukkan peluang sebesar 86% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan mendatang.
Selain itu, perhatian pasar tertuju pada data inflasi utama AS, yakni PCE (Personal Consumption Expenditures). Jika data menunjukkan inflasi yang terkendali, peluang pemangkasan suku bunga semakin besar. Kondisi ini jelas menguntungkan emas karena biaya peluang memegang aset non-yield seperti emas menjadi lebih rendah.
Di sisi lain, ketidakpastian global dan inflasi yang masih membayangi juga memperkuat posisi emas sebagai aset safe haven, menjaga momentum bullish di pasar komoditas.
Teknikal: Konsolidasi di Atas $3.400, Potensi Lanjutan Bullish
Secara teknikal, emas masih berada dalam tren naik jangka pendek maupun menengah. Harga bergerak stabil di atas rata-rata pergerakan 50-hari (EMA50), menandakan momentum bullish masih terjaga.
Support terdekat terlihat di area $3.310–$3.320. Selama level ini bertahan, arah kenaikan tetap valid.
Resistance kunci berada di sekitar $3.400–$3.438. Jika level ini ditembus, emas berpotensi melanjutkan kenaikan menuju $3.460 bahkan $3.500.
Pola pergerakan saat ini menunjukkan konsolidasi, sehingga breakout di atas $3.400 akan menjadi sinyal kuat bagi kelanjutan tren naik.
Secara keseluruhan, kombinasi faktor fundamental dan teknikal memberi prospek positif bagi emas hari ini. Pelemahan dolar dan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed terus menopang harga, sementara teknikal menunjukkan peluang breakout di atas $3.400.
Jika emas mampu bertahan di atas level support $3.310 dan menembus resistance $3.438, maka tren bullish diperkirakan berlanjut dengan target berikutnya di area $3.460–$3.500.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id